Breaking News:

Banjir Jakarta

Nasib Warga Cipinang Melayu, Sedang Isolasi Mandiri Covid-19, Kini Rumah Terendam Banjir 2 Meter

Warga terpapar Covid-19 terpaksa isolasi mandiri di lantai dua rumahnya RW 04 Cipinang Melayu, Makasar, Jaktim, karena dilanda banjir 2 meter.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Permukiman warga di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (19/2/2021) terendam banjir. Seorang warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur yang terpapar Covid-19 terpaksa isolasi mandiri di lantai dua rumahnya, karena dilanda banjir.  

WARTAKOTALIVE.COM, MAKASAR - Seorang warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur yang terpapar Covid-19 terpaksa isolasi mandiri di lantai dua rumahnya, karena dilanda banjir. 

Di mana wilayah RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, terendam banjir setinggi 2 meter pada Jumat (19/2/2021).

Kini Warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar yang terendam banjir itu pun terpaksa bertahan tetap isolasi mandiri di dalam rumahnya.

Baca juga: Kisah Hendi, Selama 2 Tahun Diteror Ribuan Pesan Porno Lewat WhatsApp hingga Hampir Diceraikan Istri

Baca juga: LOWONGAN KERJA Relawan Tenaga Kesehatan DKI Jakarta, Ada 11 Posisi, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Baca juga: Propam Dalami Kemungkinan Kompol Yuni Purwanti Bagian Pengedar Narkoba

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan ada satu warga yang harus isolasi mandiri di tengah musibah banjir. 

"Informasi dari Ketua RW 04 ada satu warganya yang terkonfirmasi Covid-19. Sudah diungsikan di satu rumah berlantai dua," kata Muchtar, Jumat (19/2/2021).

Pasalnya ketinggian banjir akibat meluapnya Kali Sunter itu mencapai 2 meter.

Sehingga yang bersangkutan harus isolasi mandiri di lantai dua rumah tersebut.   

Baca juga: Beli Motor Bebek Rp125 Juta Bikin Kaget Istri, Suami: Lebih Baik Minta Maaf daripada Minta Izin

Keputusan itu berdasarkan pertimbangan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makasar.

Namun dipastikan yang bersangkutan tetap mendapat penanganan dengan maksimal. 

"Kondisinya dipantau Gugus Tugas Penanganan Covid-19 RW 04. Jadi kebutuhan logistik dan lainnya tetap dipenuhi, tidak dibiarkan begitu saja," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved