Breaking News:

Pembunuhan

Kisah Pelarian Pembunuh Wanita Terapis, Dua Pekan Buron Selalu Dihantui Korban yang Menangis

Tersangka mengaku selama buron dia sering dihantui korban terapis, seperti suara wanita yang menangis kesakitan di atas pohon.

Kompas.com
(Ilustrasi Pembunuhan) M Irwanto (25), pelaku pembunuhan terapis wanita di rumah pijat Berkah, Dusun/Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto buron selama dua pekan. Namun dalam pelariannya selama dua pekan, Irwanto mengaku selalu dihantui sosok korban. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - M Irwanto (25), pelaku pembunuhan terapis wanita di rumah pijat Berkah, Dusun/Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto buron selama dua pekan.

Namun dalam pelariannya selama dua pekan, Irwanto mengaku selalu dihantui sosok korban.

Kini pelaku yang merupakan warga Dusun/Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang itu pun telah diringkus polisi dan mendekam di Mapolres Mojokerto.

Baca juga: Viral Perempuan Muda Berjalan di Toko Tasikmalaya hanya Menggunakan Pakaian Dalam, Bikin Heboh Warga

Baca juga: PERHATIAN! Pemprov DKI Lipat Gandakan Sanksi Penolak Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Wagub DKI Ariza

Baca juga: Viral Video Ribuan Ikan Lele Berhamburan di Pinggir Jalan Grand Alam Sutera Serpong, Warga Berebutan

Dilansir dari Surya, tersangka mengaku selama buron di tempat persembunyiannya, dia sering dihantui korban seperti suara wanita yang menangis kesakitan di atas pohon.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Rahmawati Laila mengatakan, tersangka kabur melarikan diri usai membunuh korbannya bernama Santi (35).

Korban merupakan warga Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk dan merupakan pekerja terapis pijat tradisional di rumah pijat Berkah pada Kamis (4/2/2020), sekitar pukul 11.00 WIB.

Tersangka menggadaikan sepeda motor Honda Beat seharga Rp 1 juta untuk ongkos selama buron di luar kota.

Tersangka sempat bersembunyi di daerah Jakarta, namun kehabisan ongkos untuk biaya hidup sehingga dia kembali pulang ke Jombang.

"Tersangka berada di Magetan kemudian ke daerah Jakarta, karena dirasa kurang membawa uang Rp 1 juta akhirnya dia kembali pulang ke Jombang," ungkapnya di Mapolres Mojokerto Kota, Jumat (19/2/2021).

Laila menyebut, berdasarkan pengakuan tersangka selama buron dia sering dihantui sosok korban.

Bahkan tersangka sempat melihat wajah korban dalam kondisi menangis.

Halaman
123
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved