Breaking News:

Dewa United Beri Panggung untuk Komunitas Penyandang Disabilitas Penggemar Game Online

Tim Dewa United Esports membuat gebrakan dengan menyelenggarakan turnamen untuk komunitas penyandang disabilitas di sembilan kota Indonesia.

Dewa United
CEO Dewa United, David. Tim Dewa United Esports membuat turnamen untuk komunitas penyandang disabilitas. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebagai tim baru di panggung olahraga olahraga elektronik alias esports Tanah Air, Dewa United Esports langsung melakukan gebrakan. Mereka membuat turnamen di sembilan kota Indonesia.

Dewa United didirikan pada tahun 2020 lalu. Mereka punya tiga divisi olahraga utama yakni klub sepak bola, klub basket, dan tim esports. Khusus tim esports, mereka baru saja membikin turnamen di sembilan kota di Tanah Air.

Turnamen bertajuk "Battle of Gods" memperebutkan total hadiah mencapai Rp 150 juta ini diselenggarakan di Jakarta, Tangerang, Bandung, Solo, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Makassar, dan Palembang, awal Februari lalu.

Yang membuat "Battle of Gods" berbeda adalah tim Dewa United Esports turut menyosialisasikan olahraga elektronik tersebut ke komunitas penyandang disabilitas.

David, CEO Dewa United mengatakan pihaknya telah mengunjungi Yayasan Pembina Anak Cacat (YPAC) di Jakarta, Palembang, Bandung, Solo, Makassar, dan Surabaya serta melawat ke SLB Tunas Bangsa dan YKDW Karawaci.

"Kami mengajak teman-teman disabilitas yang memiliki minat di olahraga esports untuk ikut turnamen 'Battle of Gods'," kata David dalam peluncuran tim Dewa Esports di hotel kawasan Kelapa Dua, Tangerang, Banten, Kamis (18/2/2021).

Kategori khusus

Khusus turnamen 'Battle of Gods', penyelenggara menyediakan satu kategori untuk teman disabilitas yaitu PUBG Mobile Mode Solo dengan 100 slot peserta.

Kategori itu dimenangi Muhammad Rafi Sandi (Jakarta/juara), Jarot Adrianto Putra (Makassar/peringkat kedua), dan Andreas Deux Talitakum (Bali/peringkat ketiga).

"Awalnya saya mengikuti kompetisi ini karena sudah kenal tim Dewa United Esports. Saya yakin saya bisa menang di kompetisi ini. Kompetisi ini keren. Menurut saya ini kompetisi esports pertama yang mewadahi teman-teman disabilitas," kata Muhammad Rafi Sandi.

Jarot menimpali, ia sangat gembira ada pihak yang peduli terhadap teman-teman disabilitas. Ia sebelumnya pernah mengikuti kompetisi esports namun untuk kategori umum.

"Saya mengikuti esports sejak tiga tahun lalu. Semasa sekolah saya sudah bermain game. Saya sangat mengapresiasi event ini. Terima kasih sudah memberikan kesempatan untuk teman-teman disabilitas," ujarnya.

"Belum ada wadah untuk kami teman disabilitas di bidang esports. Ini yang pertama kali diadakan di Indonesia oleh Dewa United Esports. Semoga semakin banyak wadah yang diberikan untuk kami. Semoga Dewa United Esports semakin berkembang dan maju," timpal Andreas.

Editor: Eko Priyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved