Breaking News:

Berita Bogor

BPBD Kabupaten Bogor Siapkan 200 Paket Nasi Kotak untuk Korban Banjir Warga Grand Mekarsari 

BPBD Kabupaten Bogor siapkan 200 paket nasi kotak untuk korban banjir warga Grand Mekarsari. 

Wartakotalive.com/Hironimus Rama
BPBD Kabupaten Bogor siapkan 200 paket nasi kotak untuk korban banjir warga Grand Mekarsari.  

WARTAKOTALIVE.COM, CILEUNGSI - BPBD Kabupaten Bogor siapkan 200 paket nasi kotak untuk korban banjir warga perumahan Grand Mekarsari.

Banjir yang mengepung Cluster Jackfruit, Perumahan Grand Mekarsari, Cileungsi, pada Sabtu (19/2/2021) membuat sebagian warga mengungsi.

Namun sebagian warga lagi masih bertahan di dalam rumah untuk menjaga harta benda mereka.

Hingga petang pukul 18.30 WIB, air masih menggenangi komplek perumahan ini setinggi sekira 50 cm.

Setelah sempat dipadamkan sejak tadi siang, pada pukul 18.30 listrik di Komplek ini sudah mulai menyala.

Untuk membantu warga yang terjebak banjir, tim penanganan bencana Kabupaten Bogor menyiapkan nasi kotak bagi warga yang bertahan,

“Kita siapkan nasi kotak 200 bungkus untuk makan malam bagi warga yang bertahan di perumahan ini,” kata Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam di Cileungsi, Jumat (19/2/2021).

Baca juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Sampaikan Ini Atas Wafatnya Ibunda Fadli Zon

Petugas juga sebelumnya telah mengirimkan nasi kotak kepada warga di perumahan ini untuk makan siang.

“Logistik untuk makan siang tadi sudah dibagikan juga,” tambah Andri.

Sudar, Ketua RW 01 Kelurahan Mekarsari mengatakan sebagian warga memang memilih bertahan karena air mulai surut.

“Warga yang masih bertahan sekira 30 KK dari 70 KK yang ada di Cluster Jackfruit,” ujarnya.

Baca juga: Kawasan Ekonomi Khsusus (KEK) Lido Jadi Pusat Kebangkitan Bogor Selatan

Menurut dia, warga yang bertahan di penampungan sementara tidak terlalu banyak.

“Tidak banyak tadi. Mereka ditampung di kantor pemasaran. Memang sebagian rumah di sini masih kosong, warganya masih tinggal di Jakarta,” jelasnya.

Pantauan Wartakotalive.com, sebagian warga yang dievakuasi tadi memang sudah kembali ke rumah masing-masing pada sekira pukul 18.00 WIB.

“Kita lihat nanti. Kalau air sudah surut kemungkinan mereka tidak menginap di kantor pemasaran,” pungkasnya.

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved