Breaking News:

BPBD Kabupaten Bogor Gandeng Para Pelaku Usaha Ajak Kerjasama Atasi Bencana Alam

Sebagai informasi, pada awal tahun 2021 ini sudah ada 13 Kecamatan yang kerap dilanda bencana alam di Kabupaten Bogor.

Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Kepala BPBD Kab Bogor Yani Hasan 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG --- Tahun ini pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor tidak banyak melakukan pengadaan alat berat untuk mengatasi bencana alam.

"BPBD tidak perlu menumpuk alat-alat untuk siap tempur dikirim ke lokasi-lokasi bencana. Kita akan kerja sama dengan berbagai pihak," paparnya.

"Misalnya, di daerah Nanggung ada Antam, di Pamijahan ada Chevron. Nah, kita kerja sama dengan mereka saat ada bencana," imbuh Kepala  BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hasan, kepada Wartakotalive.com, Jumat (19/2/2021).

Dia menambahkan bencana bukan hanya urusan BPBD, tetapi melibatkan berbagai dinas dan peran serta masyarakat dan dunia usaha.

"Kita koordinasi antar dinas saja, di PUPR ada alat berat, di DLH ada truk-truk sampah akibat banjir. Jadi kita fokus koordinasi saja," tambahnya.

Sebagai informasi, pada awal tahun 2021 ini sudah ada 13 Kecamatan yang kerap dilanda bencana alam di Kabupaten Bogor.

Sejauh ini bencana terbesar adalah banjir bandang di Gunung Mas, Cisarua. Selebihnya bencana skala kecil.

Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembentukan 200 Desa Tanggap Bencana (Destana) hingga 2013.

Saat ini, di Kabupaten Bogor baru terbentuk 40 Destana.

Pembentukan desa tanggap bencana ini merupakan salah satu upaya mitigasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor untuk memperkuat upaya mitigasi bencana.

Halaman
12
Penulis: Hironimus Rama
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved