Breaking News:

Berita Bogor

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Bogor Bangun Desa Mandiri

Rakor ini dilakukan untuk menindaklanjuti kerja sama Pemerintah Kota Bogor dengan Kabupaten Bogor dalam pemanfaatan TPAS Galuga.

Warta Kota/Hironimus Rama
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin saat memimpin rakor Desa Wisata 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Sampah menjadi salah satu masalah serius di Kabupaten Bogor.

Total jumlah sampah di wilayah ini mencapai 2.800 ton per hari.

Namun yang bisa tertangani secara efektif hanya 600 ton per hari. 

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin pada Rapat Koordinasi Pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, di Cibinong, Selasa (18/2/2021).

Rakor ini dilakukan untuk menindaklanjuti kerja sama Pemerintah Kota Bogor dengan Kabupaten Bogor dalam pemanfaatan TPAS Galuga.

Imbas Pandemi Covid-19, Penjualan Buku di JakBook Pasar Kenari Menurun Drastis

Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Gencar Lakukan Operasi Yustisi

“TPAS kita belum optimal, karena sebetulnya kita masih menumpang di TPAS Galuga,” kata Burhanudin.

Selama Nambo belum beres, lanjutnya,  kita harus punya strategi penanganan sampah di TPAS Galuga.

Menurut Burhanudin, volume sampah di Kabupaten Bogor sudah terlalu banyak sehingga terjadi penumpukan sampah di kanan-kiri jalan, kemudian sampah di kanan-kiri sungai.

“Bahkan sungai dianggap tempat pembuangan sampah terbesar dan terpanjang,” tuturnya.

Dia menambahkan mental sebagian masyarakat untuk mengelola sampah dengan baik masih harus terus dibangun.

Baca juga: VIDEO Bupati Bogor Ade Yasin Resmi Luncurkan Program Samisade

Halaman
12
Penulis: Hironimus Rama
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved