Breaking News:

Menpora Barharap Anindya Bakrie Tetap Jadi Ketua Umum PB PRSI

Menpora Zainudin Amali berharap Anindya Bakrie tetap terpilih menjadi Ketua Umum PB PRSI.

istimewa
Menpora Zainudin Amali turut menyaksikan Memorandum of Understanding (MoU) pemberian bantuan dana pelatnas dan pembinaan jangka panjang kepada cabor renang (PRSI) dan pencak silat (IPSI) di Kemenpora, Senin (12/10/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) periode 2016 – 2021 telah memasuki periode akhir.

PB PRSI pun merencanakan bakal menggelar Musyawarah Nasional (Munas) yang akan digelar pada akhir Februari ini dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum PB PRSI baru.

Sebelum menggelar kegiatan tersebut, rombongan PB PRSI yang dipimpin Ketum Anindya Bakrie siang ini melakukan sowan ke Menpora Zainudin Amali di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Baca juga: PRSI Kabupaten Bogor Minta Sarana Kolam Renang Berstandar Internasional, Ini Respon Kadispora

Menpora yang telah mendengar rencana adanya Munas PB PRSI dan segala prestasi yang dihasilkan PRSI di bawah kepemimpinan Anindya berharap Anindya tetap terpilih menjadi ketum PB PRSI.

“Tadi ketua umum menyampaikan beberapa program yang sudah dilakukan serta prestasi  yang sudah dicapai dalam kepengurusannya dan juga rencana kedepan,” kata Menpora, Kamis (18/2/2021).

“Saya berharap betul Pak Anin masih bersedia untuk memimpin PRSI kedepannya. Tetapi itu tergantung beliau dan terserah pemegang hak suara, pemerintah tidak akan  intervensi. Tetapi kita juga tidak ingin prestasi yang sudah bagus ini menjadi turun,” jelasnya.

Baca juga: Ketum PB PRSI Anindya Bakrie Sebut Lukman Niode Jadi Inspirasi Perenang Indonesia

Menpora turut mengimbau kepada PB PRSI agar penyelenggaraan munas nanti diselenggarakan dengan penyesuaian adanya pandemi Covid-19.

Seperti halnya, PB PASI yang mengadakan Munas hanya dalam waktu satu hari yang dijalankan secara daring.

“Sekarang dalam suasana pandemi, saya minta untuk pelaksanaan munasnya disesuaikan dengan kondisi, jangan dipaksakan seperti situasi normal, karena sudah ada presedennya. Terakhir itu PASI yang hanya satu hari pelaksanaannya,” kata Menpora.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved