Breaking News:

Investasi

Disarankan Jangan Lari ke Bitcoin jika Amsyong di Saham, Nanti Bisa Lebih Frustasi

Harga Bitcoin yang sudah naik hingga melebihi Rp 700 juta diyakini merupakan kepentingan segelintir orang agar mendapat keuntungan dengan mudah.

Istimewa
ILUSTRASI Bitcoin - Mata uang kripto alias cryptocurrency, yakni Bitcoin, terus melanjutkan tren meningkat memasuki tahun 2021. Mata uang tersebut berhasil mencatat rekor tertingginya dengan nilai Rp 483,54 juta per 1 Bitcoin pada Minggu (3/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bitcoin sebagai mata uang kripto atau cryptocurrency dinilai membentuk harga melalui konsensus di antara para pelakunya. 

Harga Bitcoin yang sudah naik hingga melebihi Rp 700 juta diyakini merupakan kepentingan segelintir orang agar mendapat keuntungan dengan mudah. 

Karena itu, disarankan jangan lari ke instrumen bitcoin jika tidak beruntung atau amsyong dalam berinvestasi di pasar saham. 

"Bitcoin tidak ada fisiknya, virtual. Kalau ada masalah, klaim siapa? Penjamin tidak ada, bisa rrustasi lebih besar lagi kalau (lari) ke Bitcoin dari saham," ujar Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy saat dihubungi Tribunnews, belum lama ini. 

Baca juga: Terus Menguat, JPMorgan Prediksi Harga Mata Uang Kripto Bitcoin Bisa Tembus Rp 2 Miliar

Menurut dia, tidak ada cara kilat untuk mendapatkan keuntungan dari investasi karena perlu memperbanyak belajar dan kesabaran. 

"Kalau (cara kilat) itu ada, semua orang tidak mau bekerja, berusaha, belajar, dan sebagainya," kata Budi. 

Sementara itu, dia mencontohkan investor saham yakni Lo Kheng Hong (LKH) bisa mencapai kesuksesan dengan waktu tidak singkat. 

Baca juga: Ini Beda Mata Uang Kripto Bitcoin dengan Mata Uang Digital Lain, Bagaimana dengan E-Rupiah?

"Pak LKH butuh puluhan tahun berhasil. Kalau ada yang anggap mudah, ada harga yang dibayar untuk dapat pembelajaran itu," pungkasnya.

Diproyeksi, kinerja mata uang kripto bitcoin masih bisa menguat hingga beberapa waktu ke depan.

Bahkan, salah satu bank investasi terbesar di Amerika Serikat, JPMorgan, memperkirakan harga bitcoin bisa mencapai 146.000 dolar AS atau sekitar Rp 2,02 miliar.

Halaman
1234
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved