Breaking News:

Putusan Pengadilan

Digugat Rp5 Miliar, Bank MANDIRI Kalah Melawan NASABAH Terkait Tagihan Kartu Kredit MISTERIUS

Bank Mandiri kalah melawan nasabahnya dalam sidang gugatan Rp5 miliar terkait tagihan kartu kredit yang dibuat menggunakan data palsu.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
kontan.co.id
Bank Mandiri kalah dalam gugatan Rp5 miliar dari Nasabah terkait tagihan kartu kredit. 

Akibat tagihan kartu kredit yang tidak pernah ia miliki, kemudian Bank Mandiri memblokir rekening tabungan Bank Mandiri miliknya pada tanggal 6 Februari 2020.

Baca juga: Program PEN: Bank Mandiri Fasilitasi Pembiayaan UKM Mitra Wijaya Karya

Padahal di dalam rekening itu ada uang sebesar Rp18 juta yang akan ia pergunakan untuk menikah.

Uang Rp18 juta itu pun bukan milik penggugat, tetapi uang milik kekasihnya untuk biaya menikah.

Menurut penggugat, terkait tagihan kartu kredit itu terdapat beberapa keanehan dalam data. 

Pertama, tagihan kartu kredit itu sudah ada sejak tahun 2016 padahal penggugat baru membuka rekening tabungan mandiri di tahun 2019.

Kedua, nama ibu kandung penggugat juga tidak sesuai antara yang sebenarnya dengan yang ada di data kartu kredit.

Ketiga, ada perbedaan alamat juga antara data kartu kredit dengan alamat penggugat sesuai KTP yang dipegang penggugat.

Alamat di data kartu kredit penggugat disebut tinggal di Balikpapan Tengah. 

Padahal, alamat penggugat sesuai KTP yang dipegang penggugat adalah tinggal di Kota Samarinda.

Keempat, tempat penggugat bekerja juga berbeda antara di data kartu kredit dengan yang sebenarnya.

Cek Kurs Dollar AS Rupiah Hari Kamis 18 Februari di BNI Melemah Jadi Rp 14.200

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved