Breaking News:

Kebakaran

Detik-detik Tambora, Permukiman Terpadat se-Asia Tenggara Terbakar, Api Menyambar Aliran Listrik

Detik-detik saat Tambora, permukiman terpadat se-Asia Tenggara terbakar. Api menyambar aliran listrik menyebabkan warga tersengat.

Wartakotalive.com/Desy Selviany
Kondisi permukiman padat di Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat terbakar Kamis (18/2/2021). Warga korban kebakaran berusaha mengais barang-barang yang mungkin masih bisa diselamatkan. 

Sebanyak 50 lebih rumah semi permanen hangus terbakar. Hal itu membuat 102 jiwa kehilangan rumah tinggal dan terpaksa mengungsi. 

Kampung Terpadat se-Asia Tenggara di Tambora Ludes Terbakar

Sebelumnya diberitakan, posko bagi para pengungsi korban kebakaran di RT07, RW08, Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat sudah tersedia. 

Seperti diketahui kebakaran besar melanda wilayah yang pernah disebut sebagai perkampungan paling padat di Asia Tenggara itu.

Sebanyak 52 anak-anak membutuhkan kebutuhan pokok selama tinggal di tenda tersebut.

Optimisme Dyandra Promosindo dalam Penyelenggaraan Event MICE di Tengah Pandemi

Istri Ayus Sabyan Sempat Memohon kepada Nissa Sabyan agar Menjauhi Suaminya, Begini Respon Nissa

Camat Tambora Bambang Sutarna mengatakan, lokasi pengungsian sementara berada di Musala Al-Mukmin dekat lokasi kebakaran.

Terhitung ada 30 Kepala Keluarga (KK) mengungsi di lokasi tersebut.

"Total ada 30 KK yang terdiri dari 102 jiwa mengungsi sementara di musala setempat," ujar Bambang dikonfirmasi Rabu (17/2/2021) malam.

Rinciannya ialah 10 lansia, 52 anak-anak, 10 balita, dan 30 orang dewasa.

Baca juga: Pemukiman Padat Penduduk di Tambora Jakarta Barat Terbakar Hebat, 100 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Sementara ini yang dibutuhkan bagi pengungsi adalah baju layak pakai, obat-obatan, makanan, dan masker.

Bambang mempersilakan masyarakat untuk memberikan bantuan tambahan bagi korban kebakaran.

Saat ini kata Bambang, pihak Sudin Sosial Jakarta Barat sudah mengirim 300 nasi boks bagi korban kebakaran.

"Mari kita sama-sama untuk membantu meringankan beban dan peduli terhadap saudara-saudara kita para korban musibah kebakaran," ajak Bambang.

Meski Hatinya Hancur, Selama 2 Tahun Ririe Fairus Tutupi Perselingkuhan Suaminya dengan Nissa Sabyan

Ari Wibisono Jawab Tudingan Arbain Rambey Foto Gunung Pangrango dari Kemayoran Hanya Tempelan

Bambang menjelaskan kebakaran yang terjadi di Jalan Kalianayar 10 itu diduga berasal dari salah satu rumah warga yang alami korsleting listrik.

Diketahui sebelumnya sebanyak 100 warga RT07, RW08, Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat terpaksa mengungsi karena kebakaran hebat yang terjadi Rabu (11/2/2021).

Kasie Operasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Eko Sumarno mengatakan kebakaran terjadi di Jalan Kalianyar 10.

Kebakaran yang hanguskan lebih dari 50 rumah itu diakibatkan dari korsleting box meteran listrik di salah satu rumah warga.

Muannas Ingatkan Jokowi Hati-hati soal Revisi UU ITE, Jay: Takut Kehilangan Aktifitas Melapor ya?

"Sebanyak 19 Unit Damkar yang diisi 95 personil kami kerahkan untuk memadamkan api yang sudah berkobar sejak pukul 15.49 WIB," terangnya dikonfirmasi Rabu (17/2/2021).

Wilayah yang padat penduduk dan diisi pemukiman semi permanen membuat api dengan cepat menyebar luas ke rumah-rumah warga.

Akibatnya pemukiman seluas 720 meter persegi yang diisi sekira 50 rumah semi permanen ludes dibakar api.

Sekira satu jam kemudian tepatnya pukul 17.00 WIB api baru dapat dikendalikan.

Fans Indonesia Heboh, Aktor Termahal Korea Kim Soo Hyun Dapat Kado Roma Kelapa saat Rayakan Ultah

Namun api baru benar-benar padam 2,5 jam kemudian tepatnya pukul 18.39 WIB.

"Akibat kebakaran itu, 30 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 100 jiwa kehilangan tempat tinggal," tandas Eko. (m24)

Penulis: Desy Selviany
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved