Breaking News:

Berita Ekonomi

Bakal Ada Holding BUMN Bidang Pangan, Status Perum Perindo Segera Jadi Persero

Perubahan badan hukum juga diharapkan dapat meningkatkan peran Perindo dalam Holding BUMN Pangan

Warta Kota/Istimewa
Ilustrasi: Ikan Salmon. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor bisnis perikanan Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perindo), segera melakukan perubahan bentuk Badan Hukum dari Perusahaan Umum menjadi Persero.

Corporate Secretary Perum Perindo, Boyke Andreas menuturkan, rencana aksi korporasi itu tertuang dalam Rancangan Perubahan Bentuk Badan Hukum, untuk memenuhi ketentuan dalam Pasal 35 ayat (1) Peraturan Pemerintah RI No.43/2005 tentang Penggabungan, Peleburan, Pengambilalihan, dan Perubahan Bentuk Badan Hukum Badan Usaha Milik Negara.

Pengumuman rancangan perubahan bentuk badan hukum Perum Perindo telah dilakukan sejak 9 Februari 2021 lalu, sosialisasi adanya rencana pemerseroan ini telah dilakukan kepada seluruh stakeholders termasuk seluruh karyawan Perindo.

Baca juga: Pertamina Rombak Jajaran Direksi Subholding dan Anak Usaha. Berikut Daftar Namanya

“Terkait rencana perubahan badan hukum Perindo, kami telah melakukan langkah pengumuman kepada publik maupun karyawan Perindo sebagai persyaratan”, jelas Boyke dalam keterangannya, Rabu (17/2/2021)

Terdapat sejumlah alasan dan pertimbangan terkait aksi korporasi ini, diantaranya untuk meningkatkan kinerja perusahaan, peningkatan efisiensi, transparansi dan profesionalisme Perindo sehingga menjadi BUMN yang sehat.

Selain itu, perubahan badan hukum juga untuk meningkatkan kinerja dan nilai Perindo.

Pertimbangan lainnya, perubahan badan hukum juga diharapkan dapat meningkatkan peran Perindo dalam Holding BUMN Pangan, khususnya dalam sektor pangan, sehingga dapat mewujudkan rencana pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Pengamat Nilai Holding BUMN Ultra Mikro Bisa Percepat Penyaluran Kredit

Boyke menambahkan kegiatan rencana perubahan badan hukum dari Perum ke Persero ini merupakan persyaratan rencana Permergeran Perindo - Perinus sebagaimana arahan Pemegang Saham / Pemilik Modal tentang Pembentukan holding BUMN Industri Pangan melalui surat tertandatangan Menteri BUMN, Erick Thohir, S-1131/MBU/12/2020 tanggal 01 Desember 2020.

Sementara itu, lanjut Boyke, target pelaksanaan RUPS Pemerseroan diagendakan pada Maret 2021, hal ini berdasarkan timeline yang telah ditentukan.

"Mengenai penerbitan Peraturan Pemerintah terkait perubahan bentuk badan hukum diharapkan juga dalam waktu dekat di tahun 2021 ini. Adapun penandatanganan akta pendirian dilakukan pada tanggal yang sama dengan penerbitan PP," kata Boyke.

Baca juga: Ide Super Holding BUMN Digulirkan Sejak Menteri Rini Soemarno, Kementerian BUMN: Jangan Buru-buru

Tak hanya badan hukum dan nama saja yang berganti, aksi ini tentu memiliki alasan dan pertimbangan lainnya. Salah satunya yaitu meningkatkan kinerja perusahaan.

Dengan melakukan perubahan bentuk badan hukum, diharapkan Perindo dapat ikut turut serta dalam penggabungan BUMN klaster pangan. 

“Oleh karena itu, perubahan ini akan mewujudkan peningkatan efisiensi, transparansi dan profesionalisme Perindo sehingga menjadi BUMN yang sehat, meningkatkan kinerja dan nilai Perindo,” ucap Boyke. (Bambang Ismoyo)

Penulis:
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved