Breaking News:

Penumpang Pesawat

Periode Libur Tahun Baru Imlek, Jumlah Penumpang Pesawat di Bandara AP I Mencapai 180.467 Orang

PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat, jumlah penumpang pesawat di 15 bandara yang dikelola pada periode libur Tahun Baru Imlek 11-14 Februari 2021.

Dok. AP II
President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, mengungkapkan jumlah penumpang pesawat saat libur Imlek, yang relatif stabil. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat, jumlah penumpang pesawat di 15 bandara yang dikelola pada periode libur Tahun Baru Imlek 11-14 Februari 2021 mencapai 180.467 orang.

VP Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan mengatakan, jumlah ini menurun 66 persen dibandingkan dengan periode libur Tahun Baru Imlek 2020.

"Jumlah penumpang pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2020, mencapai 541 ribu orang," kata Handy saat dikonfirmasi, Rabu (17/2/2021).

Handy menjelaskan, bahwa penurunan jumlah penumpang pesawat ini karena dampak dari kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Sementara itu PT Angkasa Pura II juga mencatat jumlah penumpang saat periode libur Tahun Baru Imlek pada 11-14 Februari 2021 mencapai 294.210 orang.

Menurut Awaluddin, jumlah penumpang pada periode libur Tahun Baru Imlek ini merupakan kumulatif dari seluruh bandara yang dikelola Angkasa Pura II.

"Selain itu, untuk jumlah pergerakan pesawat pada libur Tahun Baru Imlek mencapai 3.788 pergerakan," kata Awaluddin.

Ilustrasi antrian penumoang pesawat.
Ilustrasi antrian penumoang pesawat. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

"Jumlah penumpang pesawat pada libur Tahun Baru Imlek ini relatif stabil. Hal ini tentunya sejalan dengan imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk tidak bepergian jika tidak penting dan mendesak," ucap Awaluddin.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali melakukan normalisasi terhadap kendaraan angkutan barang Over Dimension Overloading (ODOL) di Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki, Pekanbaru.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, ada empat unit ODOL yang dinormalisasi yaitu kendaraan tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) dua unit, kendaraan tangki CPO satu unit dan satu unit Dump Truck.

Halaman
12
Editor: Valentino Verry
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved