Breaking News:

Putusan Pengadilan

Istri Selingkuh di Sumenep Diperberat Hukumannya Oleh Hakim Karena Dinilai Berpotensi Terjadi CAROK

Istri Selingkuh di Sumenep Diperberat Hukumannya Oleh Hakim Karena Dinilai Berpotensi Terjadi CAROK. Simak selengkapnya dalam berita ini.

istimewa
Seorang istri yang kedapatan selingkuh diperberat hukumannya oleh Hakim Pengadilan Tinggi Surabaya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebuah kasus perselingkuhan di Sumenep diperberat hukumannya oleh Hakim Pengadilan Tinggi Surbaya atau PT Surabaya. 

Dalam kasus itu seorang istri selingkuh dari suaminya dan kepergok oleh sang suami. 

Kasus istri selingkuh itu terjadi di Sumenep dan telah diputus perkaranya oleh Pengadilan Negeri Sumenep atau PN Sumenep pada 2 Desember 2020.

Namun, terdakwa berinisial HA (40) justru mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya atau PT Surabaya. 

Baca juga: Fakta Perceraian Nindy Ayunda, Suami Selingkuh dengan Banyak Perempuan Selama 3 Tahun hingga KDRT

Tapi hakim PT Surabaya justru memperberat hukuman HA. 

Oleh PN Sumenep HA divonis hukuman 7 bulan penjara atau lebih rendah dari tuntuntan Jaksa yang meminta 9 bulan penjara. 

Namun, oleh PT Surabaya hukuman terhadap HA justru ditambah jadi 8 bulan penjara.

Putusan banding PT Surabaya itu dijatuhkan pada 5 Februari 2021. 

Dalam bagian menimbangnya, hakim PT Surabaya menyampaikan penyebab memilih memperberat hukuman terhadap HA. 

Majelis hakim menyebut bahwa pidana penjara 7 bulan terhadap HA yang dijatuhkan PN Sumenep terlalu ringan. 

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved