Breaking News:

Pilkada Depok

Idris-Imam Batal Dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Rabu Hari Ini, Ini Alasannya

Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok periode 2021-2026 dipastikan tidak akan terselenggara pada Rabu (17/2/2021) hari ini.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Pasangan Imam Budi Hartono (kiri) dan Mohammad Idris saat memberikan keterangan kepada wartawan seusai ditetapkan sebagai wali kota dan wakil wali kota terpilih di Pilkada Depok 2020, Hall Dwidjosewojo, Hotel Bumi Wiyata, Beji, Depok, Kamis (21/1/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono batal dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok periode 2021-2026 pada Rabu (17/2/2021) ini.

Dipastikan, pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok periode 2021-2026 tidak akan terselenggara pada Rabu ini.

Alasannya, hingga kini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum juga memberikan surat keputusan terkait pelantikan pasangan Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono selaku pemenang di Pilkada Depok 2020.

Baca juga: Imam Budi Hartono Sebut Militansi Kader PKS Buat Idris-Imam Menang di Pilkada Depok 2020

Baca juga: Imam Budi Hartono Buka Rahasia Kemenangan dan Kekalahan di Pilkada Depok 2020

Seharusnya, dalam surat rekomendasi DPRD Kota Depok kepada Provinsi Jawa Barat menuliskan pada 17 Februari untuk dilaksanakan pelantikan keduanya.

Hal ini lantaran menghindari adanya kekosongan jabatan mengingat periode Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok 2015-2020 yang dijabat Mohammad Idris dan Pradi Supriatna telah usah tepat pada 16 Februari 2021.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Menteri Dalam Negeri Benny Irwan menjawab teka teki kapan pelantikan wali kota dan wakil wali kota Depok terpilih itu dilakukan.

Baca juga: Kemenpora Rabu Ini Akan Putuskan Waktu Pemberian Vaksin Covid-19 bagi Para Atlet Bulu Tangkis

Baca juga: M Lutfi Pernah Jadi Mendag Era Presiden SBY dan Kini Menteri Era Jokowi: Dua-duanya Spesial

Menurutnya, pelantikan kepala daerah terpilih akan diselenggarakan secara serentak dan bertahap.

Untuk tahap pertama ini diagendakan pada akhir bulan Februari 2021, yang diikuti oleh daerah-daerah yang tidak ada sengketa perselisihan hasil pemilu (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Pelantikan akan dilakukan bertahap, mulai akhir Februari 2021. Pada tahap ini kepala daerah yang dilantik adalah mereka yang tidak ada PHP di MK,” kata Benny saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (16/2/2021).

Sedangkan untuk daerah-daerah yang berdasarkan putusan sela MK, yang kasusnya tidak dilanjutkan atau gugatannya PHP nya ditolak, dikatakan Benny akan turut dilantik di akhir Februari 2021.

Baca juga: Tak Ada Gugatan untuk Hasil Pilkada Depok, Idris-Imam Ajak Pradi-Afifah Bangun Kota Depok Bersama

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved