Breaking News:

Hak Jawab

BCA Lakukan BANDING Usai Kalah Sidang Lawan NASABAH Soal Tak Mau Kembalikan Lebih Bayar Kartu Kredit

BCA sebelumnya kalah dalam gugatan Rp1 miliar terkait ketidakmauan mengembalikan kelebihan bayar kartu kredit. Kini BCA akan mengajukan banding..

KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Pihak BCA akan lakukan banding usai kalah dalam sidang perdata melawan nasabahnya terkait ketidakmauan mengembalikan kelebihan bayar kartu kredit. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bank Central Asia atau BCA melakukan upaya hukum banding terkait putusan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat nomor 260/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Pst tertanggal 29 Januari 2021.

Putusan itu terkait gugatan seorang nasabah terhadap BCA lantaran tidak mau mengembalikan uang kelebihan bayar kartu kredit

"Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar mengenai 'BCA Kalah Digugat Rp1 Miliar oleh Nasabah Akibat Tak Mau Kembalikan Kelebihan Bayar Kartu Kredit', dapat kami sampaikan bahwa putusan tingkat pertama yang antara lain mengabulkan ganti rugi materiil Rp28,4 juta dan immateriil Rp50 juta saat ini belum berkekuatan hukum tetap," seperti tertulis  dalam surat informasi yang diterima Warta Kota dari Sekretariat Perusahaan - Sub Divisi Komunikasi Perusahaan Biro Hubungan Masyarakat BCA pada Rabu 17 Februari 2021. 

"Saat ini kami sedang melakukan upaya hukum banding sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tulis pihak BCA dalam surat informasinya.

Diberitakan sebelumnya, BCA kalah dalam sidang gugatan perdata terkait kelebihan bayar kartu kredit oleh seorang nasabah. 

Hakim mengabulkan gugatan penggugat dan menolak eksepsi dari pihak BCA

Selanjutnya hakim juga mengharuskan BCA membayar ganti kerugian terhadap nasabah sebesar Rp28,4 juta ditambah kerugian immateriil penggugat sebesar Rp50 juta.

Tadinya pihak penggugat mengajukan kerugian immateriil sebenarnya Rp1 miliar, tetapi hakim hanya mengabulkan Rp50 juta.

Jadi  total membayar Rp 78,4 juta kepada penggugat.

Putusan pengadilan ini dijatuhkan oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atau PN Jakpus dalam surat putusan nomor 260/Pdt.G/2020/PN.Jkt.Pst tertanggal 29 Januari 2021.

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved