Teknologi

Sedang Ramai Diperbincangkan di Media Sosial, Apa itu Clubhouse? Simak Penjelasan Berikut Ini

Aplikasi Clubhouse atau layanan pemutar musik saat ini sedang ramai diperbincangkan jagat media sosial.

Editor: Feryanto Hadi
istimewa
Ilustrasi 

Melalui Clubhouse, pengguna bisa membuat undangan khusus, artinya siapa pun yang ingin bergabung harus direkomendasikan oleh seseorang yang sudah memiliki akun.

Baca juga: Tahun 2021 iPhone dan Android Ini Tak Bisa Gunakan WhatsApp Lagi, Simak Daftar dan Cara Mengeceknya

CEO Clubhouse Paul Davidson mengatakan nantinya Clubhouse bakal terbuka untuk semua orang, termasuk bagi pengguna ponsel Android.

"Saat ini, siapa pun pengguna aplikasi Clubhouse di iPhone yang berhasil menerima undangan hanya diberi dua undangan lain, yang kemudian dapat mereka berikan kepada orang lain.

Nantinya, Clubhouse akan menjadi terbuka dan dapat dipakai lintas platform," kata Paul seperti dikutip laman Bussiness Insider, Sabtu (13/2/2021).

Baca juga: Investasi Saham Dinilai Berisiko Tinggi, Jangan Coba Kalau Tidak Punya Pengetahuan Cukup

Mempunyai tampilan yang simpel

Clubhouse diyakini tak hanya sekedar pemutar musik streaming.

Lebih dari itu, Clubhouse disebut juga sebagai media sosial kompetitor baru dari seniornya seperti Twitter, Instagram, dan Facebook.

Penyematan itu cukup beralasan lantaran tampilan aplikasi ini yang sederhana.

Pengguna aplikasi ini akan disajikan dengan daftar ruang, serta ditunjukkan daftar akun siapa saja yang ada di setiap ruang itu.

Setiap pengguna dapat bergabung ke ruang diskusi hanya dengan mengetuknya atau membuat ruang sendiri.

Saat ini, sebagian besar ruang Clubhouse memiliki suasana seperti konferensi, yakni jika satu pengguna berbicara maka semua orang di dalam diskusi itu bisa mendengarkan.

Namun, pemilihan pengguna bersifat sangat eksklusif karena yang dapat bergabung dalam percakapan jika dianggap pantas oleh moderator.

Baca juga: Apple Bikin Film Pendek Tentang Legenda Imlek, Syuting Pakai Kamera iPhone 12 Pro Max, Ini Videonya

Jika Anda tidak online saat percakapan terjadi, Anda akan melewatkan percakapan tersebut. Begitu pula sebaliknya, apabila mengabaikan diskusi maka pengguna itu akan dihapus dari daftar ruang konferensi.

Sekilas, aplikasi musik ini tak jauh beda seperti podcast yang sedang berlangsung karena ada kemungkinan bagi pendengar untuk ikut serta.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved