Breaking News:

Virus Corona Jakarta

PPKM Mikro Jakarta, Wagub Ariza: 82 RW Zona Merah, Zonasi Jadi Perhatian Khusus DKI Tekan Covid-19

Zonasi menjadi perhatian khusus Pemprov DKI Jakarta  selama penanganan Covid-19 pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Wagub Ariza mengatakan, zonasi menjadi perhatian khusus Pemprov DKI Jakarta  selama penanganan Covid-19 pada masa PPKM mikro. Foto dok: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat di Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melaporkan, sebanyak 82 RW di Ibu Kota masuk kategori zona merah.

Untuk itu, zonasi menjadi perhatian khusus Pemprov DKI Jakarta  selama penanganan Covid-19 pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, zonasi menjadi perhatian khusus selama penanganan Covid-19 pada masa PPKM mikro menyusul Pemprov DKI Jakarta melaporkan sebanyak 82 RW di Ibu Kota masuk kategori zona merah.

Video: Razia PPKM, Warga Masih Ketahuan Tidak Tertib Masker

"Sudah jelas, semua zona merah, oranye, kuning, dan hijau, semua ada tahapannya, ada protapnya, ada prosedurnya, ada semua tahapannya. Tentu zona-zona seperti itu menjadi perhatian lebih DKI," kata Riza di Jakarta, Senin (15/2/2021) malam.

Sejumlah langkah demi menekan jumlah zona merah sudah dilakukan. Salah satunya, dengan membatasi akses keluar-masuk di perkampungan.

Baca juga: VIDEO PPKM Mikro, Kapolsek Serta Danramil Ngeronda Bareng Warga Kampung Tangguh di Tangsel

Baca juga: PPKM Mikro, Kapolsek Serta Danramil Ngeronda Bareng Warga Kampung Tangguh di Tangsel

"Kami selama ini bentuk Kampung Siaga, Kampung Aman, Kampung Tangguh di tiap RW. Salah satunya sebelum ada zona merah kami juga sudah membatasi. Jumlah pintu keluar masuk dibatasi," katanya.

Tak hanya itu, penambahan fasilitas penunjang seperti wastafel dan disinfektan juga diupayakan.

Kemudian sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 juga diumumkan, khususnya saat menjelang waktu shalat.

"Disiapkan wastafel, disinfektan secara rutin dibersihkan, ada patroli, piket, disiapkan tempat tempat lain, pengawasan, ada rapat koordinasi, semua kami berdayakan," katanya.

Baca juga: PPKM Mikro Kabupaten Bekasi, Tempat Ibadah di RT RW Zona Merah Ditutup

Halaman
1234
Penulis: Hertanto Soebijoto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved