Breaking News:

Kriminalitas

Nyamar Jadi Pembeli Motor Bodong, Polisi Bekuk Tiga Pelaku Curanmor di Pondok Gede

Nyamar Jadi Pembeli Motor Bodong, Polisi Bekuk Tiga Pelaku Curanmor di Pondok Gede. Berikut Selengkapnya

Nyamar Jadi Pembeli Motor Bodong, Polisi Bekuk Tiga Pelaku Curanmor di Pondok Gede
Tribunnews.com
Ilustrasi

WARTAKOTALIVE.COM, PONDOK GEDE - Tiga pelajar berinisial MSA (18), FR (17) dan NU (17) harus mendekam di jeruji besi lantaran menjadi pelaku pencurian kendaraan bermotor.

Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede, Iptu Santri Dirga menjelaskan aksi mereka ketahuan ketika ketiganya hendak menjual motor hasil curian dengan harga miring di jejaring sosial Facebook.

"Penangkapan kepada tiga pelajar itu bermula saat kami mendapatkan informasi adanya sepeda motor bodong yang dijual dengan harga Rp7 juta melalui media sosial Facebook. Sepeda motor bodong itu dijual hanya untuk wilayah Pondok Gede, Kota Bekasi," ucap Dirga saat dikonfirmasi pada Selasa (16/2/2021).

Padahal motor bermerek Yamaha NMAX bekas biasanya dijual seharga Rp 20 juta.

Melihat adanya kejanggalan tersebut, polisi langsung melakukan penyamaran dan berpura-pura menjadi pembeli motor.

Anggota polisi yang menyamar bersepakat untuk bertemu dengan tiga pelaku di Depan Koramil Pondok Gede, Jalan Raya Jatiwaringin, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi pada Rabu (10/2/2021) lalu.

Baca juga: Kota Tangsel Berstatus Oranye, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 RSU Kota Tangsel Justru Penuh

"Akhirnya anggota buser kami menyamar sebagai pembeli. Dan benar saja pada saat menyamar sebagai pembeli terjadilah transaksi tersebut. Pada saat terjadi transaksi tersebut langsung kami sergap, langsung kami amankan ke Polsek Pondok Gede," tuturnya.

Ketika dilakukan pemeriksaan, pelaku mengaku bahwa motor tersebut didapatnya setelah melakukan pembegalan di kawasan Citayam, Kota Depok.

"Jadi pada saat mereka melakukan aksi begal tersebut, 2 atau 3 hari kemudian, mereka berencana melepas (menjual) motor itu," jelas Dirga.

"Memang mereka mengambil lokasinya jauh-jauh. Rumah alamat domisili mereka kan ada di Jakarta Timur, mereka beraksinya di Depok, terus melepasnya di Pondok Gede, maksudnya biar menghilangkan jejak," tuturnya.

Baca juga: Viral di Media Sosial, Satpol PP Jakarta Utara Akhirnya Segel Kawasan Pantjoran Pantai Indah Kapuk

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, yakni, dua unit sepeda motor, 3 unit ponsel milik pelaku serta uang tunai Rp2 juta rupiah yang diduga merupakan uang hasil penjualan barang curian.

Para tersangka dikenakan Pasal 480 KUHP tentang pertolongan aksi kejahatan atau tadah dengan ancaman hukuman empat tahun penjara atau denda paling banyak Rp 900.000. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved