Breaking News:

Vaksinasi Covid19

Ini Respons MUI Kota Tangsel Terkait Vaksinasi Covid-19 pada Bulan Ramadan 2021

Tahap kedua vaksinasi covid-19 bakal berlangsung di tengah bulan ramadan yang diperkirakan jatuh pada pertengahan bulan April 2021.

Zaki Ari Setiawan
, Sekretaris MUI Kota Tangsel, Abdul Rojak mengatakan pihaknya sedang menunggu putusan dari MUI pusat maupun Kemterian Agama (Kemenag) terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di tengah bulan ramadan. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Tahap kedua vaksinasi covid-19 bakal berlangsung di tengah bulan ramadan yang diperkirakan jatuh pada pertengahan bulan April 2021.

Tentunya pro kontra dalam melakoni penyuntikan vaksin covid-19 banyak dipertimbangkan oleh berbagai pihak terkhusus mereka yang tercatat sebagai penerima vaksin dengan kategori sedang menjalani ibadah puasa di bulan ramadan ini. 

Juru bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tangsel, Tulus Muladiono, mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu putusan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pelaksanaan vaksinasi bagi umat muslim. 

Pasalnya, syarat penerima vaksin covid-19 tercatat dalam keadaan bugar secara jasmani. 

"Kalau kondisi puasa kan sebenernya enggak boleh vaksin ya, ketentuan dari agama itu enggak boleh. Kedua juga dia kondisinya juga perut kosong," kata Tulus saat dikonfirmasi, Ciputat, Kota Tangsel, Selasa (16/2/2021).

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris MUI Kota Tangsel, Abdul Rojak mengatakan pihaknya sedang menunggu putusan dari MUI pusat maupun Kemterian Agama (Kemenag) terkait pelaksanaan vaksinasi di tengah bulan ramadan. 

"Iya memang sedang dibahas di MUI," kata Abdul Rojak saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Selasa (16/2/2021).

Abdul Rojak menjelaskan pihaknya masih mendiskusikn terkait pro kontra pelaksanaan vaksin covid-19 bagi penerima yang sesang melangsungkan ibadah puasa. 

Sementara waktu, pihaknya menyarankan agar proses vaksinasi dilangsungkan usai berbuka puasa. 

"Kalau siangnya itu kan prokontra, ada yang bilang itu membatalkan puasa, ada yang bilang tidak karena tujuan medis untuk menjaga kesehatan," ujarnya.

"Tapi untuk menjaga kehati-hatian, dari rasa aman, lebih baik di malam hari. Apalagi kondisi tubuh kan kalau puasa lagi ini, perut kosong bahaya," imbuh Abdul Rojak.

Juru bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tangsel, Tulus Muladiono mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu putusan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pelaksanaan vaksinasi bagi umat muslim. 

Sementara itu, Tulus mengaku saat ini sedang menunggu arahan dari pihak terkait untuk melangsungkan vaksinasi di bulan ramadan 2021.

Sebab, berbagai pertimbangan harus diluruskan terkiat pelaksanaan penyuntikan vaksin covid-19 bagi para penerimanya yang sedang melangsungkan ibadah puasa. 

"Itu pelaksanaannya kan apakah boleh? Nanti dari MUI enggak boleh vaksin. Tapi kan satu, kondisinya saat ini pandemi covid-19. Nah nanti apakah akan dilaksanakannya itu setelah buka puasa, atau gimana. Kita masih minta pembahasan," pungkasnya.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved