Breaking News:

Pembunuhan

Bukannya Membayar Sesuai Kesepakatan, Pemuda Ini Malah Membunuh dan Ambil Uang Korban Usai Bercinta

Pembunuhan janda muda di homestay Jalan Tukad Batanghari, Panjer, Kota Denpasar, Bali terungkap. Pelaku teman kencan yang telah rencanakan pembunuhan

Kompas.com
Ilustrasi Pembunuhan teman kencan. Di Bali seorang janda dibunuh di sebuah homestay. Sebulan kemudian pelaku ditangkap yang ternyata teman kencan, yang membunuh dan membawa kabur barang, usai bercinta 

Usai melakukan penyelidikan dan olah TKP, kemudian mendapatkan keterangan saksi-saksi dan ciri-ciri pelaku pembunuhan, polisi kemudian mencari keberadaannya.

"Setelah mengetahui keberadaan pelaku, anggota Tim Gabungan Resmob langsung bergerak melakukan penangkapan pelaku."

Dimana pelaku ini ternyata bersembunyi di rumah mertuanya di Jember, Jawa Timur," ujarnya Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro.

"Saat diinterogasi, pelaku memang mengakui perbuatannya dengan cara menusuk korban menggunakan senjata tajam jenis kerambit," jelas Dir Reskrimum Polda Bali tersebut.

Penampakan senjata tajam jenis kerambit
Penampakan senjata tajam jenis kerambit (Instagram)

Baca juga: Kalahkan Newcastle 2-0, Chelsea Meloncat ke Zona Liga Champions, Depak Liverpool ke Peringkat 6

Mantan Kasubdit IV/ Poldok Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri itu pun menjelaskan lebih lanjut mengenai kasus pembunuhan dan pemberatan tersebut.

Ia menceritakan kasus ini bermula saat pelaku dan korban janjian untuk bertemu di lokasi, setelah berkomunikasi melalui pesan singkat MiChat pada Sabtu 16 Januari 2021 pukul 01.00 wita.

Beberapa saat kemudian pelaku yang datang didekat lokasi menggunakan sepeda motor Vario DK 5326 EF, menunggu korban di depan ruko depan gang homestay.

Dalam kondisi hujan, pelaku kemudian datang ke TKP dan langsung menuju ke kamar korban di lantai II.

Baca juga: Lirik Lagu Korea My Love dari Davichi, Viral setelah Jadi Soundtrack Drakor Berjudul Start-Up

"Korban dan pelaku sendiri sempat melakukan hubungan badan. Namun sebelum transaksi dibayarkan pelaku, korban sudah terlebih dahulu dibunuh," kata Kombes Pol Djuhandani.

Dalam keterangan lebih lanjut, pelaku yang merupakan buruh bangunan dan mantan driver ojol tersebut lantas mengambil handphone dan dompet korban yang berisi uang tunai Rp 700 ribu.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved