Breaking News:

Narkoba

Baru Sebulan Jadi Bandar Narkoba, Ibu Rumah Tangga Ini Terancam Hukuman Mati

Baru Sebulan Jadi Bandar Narkoba, Ibu Rumah Tangga Ini Terancam Hukuman mati. Tertangkap Basah Miliki Narkoba Jenis Sabu Sebanyak Empat Kilogram.

Warta Kota
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo saat rilis kasus narkoba seberat empat kilogram di Mapolsek Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Selasa (16/2/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, GROGOL PETAMBURAN - Seorang ibu rumah tangga ditangkap Polsek Tanjung Duren.

Perempuan berinisial YS itu diamankan karena terbukti mengedarkan sabu di wilayah Jakarta Barat sejak Desember 2020. 

Penangkapan perempuan berusia 49 tahun itu diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan bermula ketika pihaknya melakukan penyelidikan hingga menggeledah mobil tersangka.

Dalam tangki mobil yang sudah dimodifikasi tersebut, aparat ketanya menemukan sabu sebanyak tiga kilogram.

"Tangki bensin dibagi dua bagian. Sebagian untuk taruh bahan bakar. Sebagian untuk simpan sabu," ujar Ady dalam keterangan rilis di Mapolsek Tanjung Duren, Selasa (16/2/2021).

Pengungkapan narkoba itu kata Ady berawal dari Unit Narkoba Polsek Tanjung Duren yang mendapatkan informasi dari masyarakat pada Selasa (9/2/2021) lalu. 

Informasi terkait peredaran narkoba itupun dilanjutkan dengan penyelidikan.

Baca juga: Walau Didukung DPRD Kab Bekasi, Keputusan Pemisahan PDAM Tirta Bhagasasi Tunggu Teknis Pembayaran

Tim Unit Narkoba memantau YS di Grogol Petamburan. Namun pemantauan tidak berhasil hingga bergeser sampai ke Citayam, Depok, Jawa Barat.

Lokasi itu merupakan tempat tinggal tersangka YS.

Lewat agen, polisi pura-pura membeli sabu kepada YS. Tersangka pun menyanggupi hal tersebut.

"Kami ringkus YS di Citayam. Disana kami temukan sabu 3 kg yang di dalam kotak merek teh. Sabu dibagi menjadi tiga bungkus," terangnya.

Baca juga: Pelebaran Jalan Cikarang-Cibarusah Tidak Kunjung Rampung, Rupanya 15 Bidang Lahan Belum Dibebaskan

Selain menangkap YS, polisi juga amankan tersangka lain berinisial Z. Pelaku berinisial Z itu ditemukan polisi saat YS hendak membongkar paket sabunya.

Pelaku Z bertugas membongkar tangki mobil untuk mengambil barang haram tersebut.

Sabu seberat 3 kg itu ditaruh di kolong Mobil Toyota Camry bagian tangki bensin yang sudah dimodifikasi.

Selain geledah mobil tersebut, pihak polisi juga geledah rumah YS.

Di rumah YS polisi temukan lagi sabu seberat 1 kg yang disembunyikan di pot bunga.

Atas perbuatannya YS dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Jo 312 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia terkait narkotika.

Seseorang yang mengedarkan atau menyediakan narkoba melebihi 5 gram akan dihukum maksimal dengan hukuman mati. (m24)

Penulis: Desy Selviany
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved