Breaking News:

HUT Kota Tangerang

Ketahanan Pangan Kota Tangerang Mulai Berkebun hingga Tambak Ikan

Lahan kosong yang berada di depan pintu masuk Rusunawa Betet, Kota Tangerang itu diberdayakan oleh masyarakat untuk bercocok tanam.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Mohamad Yusuf
istimewa
Lahan kosong yang berada di depan pintu masuk Rusunawa Betet, Kota Tangerang itu diberdayakan oleh masyarakat untuk bercocok tanam. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Selain berdampak pada segi kesehatan, pandemi Covid-19 juga berimbas pada sektor ekonomi.

Pemerintahan Kota Tangerang pun mengusung program ketahanan pangan guna mengantisipasi hal imbas dari pandemi Covid-19. 

Hal itu terlihat di Rusunawa Betet, Kota Tangerang.

Pantauan Warta Kota di lokasi, tampak hamparan kebun hingga tambak ikan. 

Dramatis, Video Detik-detik, Jenazah Nenek Meninggal saat Banjir Cikarang, Dibawa Pakai Perahu Karet

Viral Video Puluhan Mobil Ban hingga Peleknya Pecah karena Jalan Rusak di Tol Jakarta-Cikampek Km 39

Subsidi Gaji Rp2,4 Juta Dihentikan, Diganti Bantuan Rp3,5 Juta, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Tak dapat Ruang ICU,Keluarga Pasien Covid-19 Disodorkan Surat Pernyataan tak Menuntut jika Meninggal

Melanie Subono Siap Bantu Warga yang Butuh Susu Bayi, Bayar Kontrakan, hingga Listrik,Begini Caranya

Lowongan Kerja di Unversitas Ahmad Dahlan, Mulai dari Dosen Tetap hingga Tenaga Kependidikan

Lahan kosong yang berada di depan pintu masuk Rusunawa itu diberdayakan oleh masyarakat untuk bercocok tanam.

Banyak terdapat buah dan sayur mayur di kebun buatan itu. Halaman yang asri juga terpandang di tanam Rusunawa tersebut.

Memasuki area ke dalam terlihat beberapa kolam ikan.

Tambak ikan ini juga digunakan untuk program ketahanan pangan.

"Tambak ikan dan perkebunan ini memang dibuat untuk ketahanan pangan. Mengingat kondisi saat ini masih pandemi," ujar Kepala UPT Rusunawa Betet Kota Tangerang, Ahmad Saepudin kepada Warta Kota, Senin (15/2/2021).

Ia menjelaskan pihaknya bersinergi dengan khalayak masyarakat.

Warga sekitar juga antusias terlibat dalam program ketahanan pangan ini.

"Banyak juga warga yang tanam sayuran dan bibit ikan," ucapnya.

Setelah panen, hasilnya pun dirasakan oleh masyarakat setempat. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya kebun dan kolam ikan itu.

"Kemarin panen cabai, kan lumayan sekarang harganya. Warga terbantu, mereka pada petik. Begitu juga dengan sayur-sayuran lain. Untuk lauknya juga bisa langsung diambil dari kolam ada ikan emas, nila dan mujair yang dirawat bersama-sama oleh masyarakat," kata Saepudin. (adv/dik)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved