Breaking News:

Investasi

Investasi Saham Dinilai Berisiko Tinggi, Jangan Coba Kalau Tidak Punya Pengetahuan Cukup

Risiko selalu menyertai dalam ekspektasi keuntungan di pasar saham dengan adanya unsur spekulasi dan harapan yang tidak dapat terealisasi. 

thinkstockphotos
Ilustrasi. Pengalaman bekerja di pasar modal juga membuatnya semakin menyadari keuntungan tidak bisa datang hanya dari satu instrumen. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy menyatakan ada hukum dalam dunia investasi yakni low risk low return dan high risk high return. 

Maksudnya adalah instrumen dengan low risk atau berisiko rendah maka keuntungan yang didapat juga sedikit dan risiko tinggi berpotensi hasilkan untung lebih besar. 

"Contohnya taruh di deposito di bank atau ORI (obligasi ritel Indonesia) dapat return 5 persen. Sementara kalau ada yang janjikan double digit ini mengandung risiko tinggi," ujarnya saat dihubungi, Minggu (14/2/2021). 

Menurut dia risiko selalu menyertai dalam ekspektasi keuntungan di pasar saham dengan adanya unsur spekulasi dan harapan yang tidak dapat terealisasi.

Baca juga: Pompom Saham Bikin Resah, Lebih Dari 5000 Orang Sudah Tanda Tangani Petisi Keberatan

Lalu, kalau ingin mengetahui cara berinvestasi saham itu dinilainya bisa ke perusahaan sekuritas atau aset manajamen. 

"Beberapa ada yang membuat YouTube channel. Namun, intinya harga saham ke depan tidak ada yang bisa pastikan," katanya. 

Karena itu, Budi menambahkan, sangat menghindari ikut rekomendasi membeli ssham dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 

Baca juga: Praktik Pom-pom Saham Diduga Mulai Libatkan Influencer, Begini Tanggapan OJK

"Saya sering kali akhir pekan ada yang presentasi, saya tidak pernah mau ikut beli. Itu punya kepentingan atau dibayar sama emitennya," pungkasnya.

Tips dari pengusaha muda

Mau investasi saham namun takut gagal? Pengusaha muda Chandra Tauphan memberikan beberapa tips yang mungkin bisa diikuti agar sukses ketika berinvestasi saham.

Halaman
12
Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved