Breaking News:

Gubernur Banten Minta Dinas PUPR Lacak Penyebar Informasi Ada Proyek Rp 169,4 Miliar Tanpa Tender

WH juga mengimbau agar masyarakat, khususnya pengusaha, agar tidak terjebak oleh informasi tidak benar tersebut.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim menjelaskan pihaknya sedang melacak penyebar informasi yang menyebutkan adanya proyek senilai Rp 169 miliar tanpa proses tender atau lelang. 

WARTAKOTALIVE.COM, BANTEN --- Munculnya informasi Paket Pekerjaan Penunjukan Langsung Pembangunan Jalan Palima - Baros senilai Rp. 169,4 miliar yang tayang di website LPSE bikin Gubernur Banten, Wahin Halim, geram.

"Proyek tersebut belum dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dan tidak mungkinlah proyek sebesar itu dilakukan tanpa tender atau tanpa lelang," ujar pria yang akrab WH itu, Senin (15/2/2021).

Gubernur juga langsung menggelar rapat dan instruksikan kepada dinas terkait untuk melacak dan melaporkan kepada pihak kepolisian.

"Berita itu adalah hoaks dan tidak benar, sekarang kami sudah perintahkan dinas terkait untuk melakukan pelacakan dan bila perlu melaporkan ke polisi. Mungkin ada akun gelap yang menayangkan informasi itu," ucapnya.

WH juga mengimbau agar masyarakat, khususnya pengusaha, agar tidak terjebak oleh informasi tidak benar tersebut.

"Kepada warga Banten khususnya pengusaha agar tidak terjebak oleh informasi tersebut, dan saat ini kami sedang melakukan rapat bahwa Dinas PUPR sebagai pengguna anggaran pun belum mengeluarkan informasi pekerjaan," kata Wahidin.

"Saya sudah memerintahkan untuk melakukan pelacakan. Di tengah suasana seperti ini, bisa saja terjadi pihak-pihak yang berusaha untuk mengganggu soliditas dan kondusifitas yang ada di Banten," sambungnya.

Hal senada juga diungkap oleh Kepala Biro Barang dan Jasa Soerjo Soebiandono menanggapi informasi munculnya penunjukan langsung senilai Rp. 169,4 miliar itu.

"Tidak ada namanya paket besar tanpa melalui tender. Itu menyalahi aturan," ungkapnya.

Begitu juga tanggapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyar (PUPR) M. Trenggono terhadap informasi tidak benar tersebut.

"Dinas PUPR tidak pernah merencanakan kegiatan pembangunan Jalan Palima - Baros dengan nilai Rp. 169 miliar dilaksanakan dengan Metode Penunjukan Langsung karena melanggar ketentuan. Dan dinas PUPR pun belum pernah menayangkan paket tersebut pada sistem LPSE Banten karena masih dilakukan reviu baik oleh BPKP maupun Inspektorat Provinsi Banten," tuturnya.

Baca juga: Dapat Kompensasi Rp 155 Miliar, DPRD Kasih Lampu Hijau Setujui Pemindahan Aset PDAM Tirta Bhagasasi

Baca juga: Manfaatkan Data Bermasalah Kasie Pelayanan Rekrut 30 Orang Warga Gelapkan Dana Bansos Rp 54 Juta

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved