Kasus Rizieq Shihab

Diminta Bareskrim, Besok Komnas HAM Serahkan Semua Barang Bukti Terkait Tewasnya 6 Anggota FPI

Beka Ulung memastikan akan menyerahkan seluruh barang bukti terkait peristiwa tewasnya 6 anggota FPI tersebut.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Budi Malau
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk memeriksa 3 mobil terkait insiden penembakan yang menewaskan 6 anggota FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, KM 50, Senin (21/12/2020). Komnas HAM bakal menyerahkan semua barang bukti yang didapat, kepada polisi. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Komnas HAM berencana menyerahkan barang bukti terkait tewasnya 6 anggota FPI oleh polisi, di jalan tol Jakarta-Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat, 7 Desember 2020.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung mengatakan, barang bukti itu akan diserahkan kepada pihak kepolisian pada Selasa (16/2/2021) besok.

"Sudah berkoordinasi. Rencananya besok akan serah terima, hanya masih akan dipastikan lagi soal waktunya," kata Beka Ulung, Senin (15/2/2021).

Baca juga: Ahok Lebih Pilih Punya Nama Baik Ketimbang Disebut Legenda Politik

Beka Ulung memastikan akan menyerahkan seluruh barang bukti terkait peristiwa tewasnya 6 anggota FPI tersebut.

"Komnas HAM bisa memastikan akan menyerahkan semua barang bukti yang dibutuhkan oleh kepolisian."

"Semua yang jadi temuan Komnas akan diserahkan," ucapnya.

Baca juga: Lewati Arus Deras, KITA Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Subang

Bareskrim Polri telah mempelajari hasil investigasi Komnas HAM terkait tewasnya 6 anggota FPI oleh polisi, di jalan tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, 7 Desember 2020.

"Hasil investigasi dari Komnas HAM terhadap kejadian di KM 50."

"Polri telah menerima hasil investigasi dari Komnas HAM."

KNKT Pastikan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Tak Lewati Area Awan Hujan Saat Terbang

"Dan mempelajari seluruh isi daripada hasil investigasi Komnas HAM tersebut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Kantor Divisi Humas Polri, Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Rusdi menyampaikan, hasil investigasi Komnas HAM berjumlah 60 halaman.

Dari rekomendasi itu, Polri mencermati dua hal, yaitu kejadian penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang bertugas, dan permasalahan unlawfull killing.

Mantan Ketum FPI Shabri Lubis Juga Dijerat Pasal Penghasutan, Kata Bareskrim Sesuai Petunjuk JPU

"Sesuatu yang menjadi lebih penting untuk Polri dapat menindaklanjuti daripada permasalahan ini adalah barang bukti yang sampai saat ini masih dikuasai oleh Komnas HAM," jelas Rusdi.

Atas dasar itu, kata Rusdi, Polri akan segera berkoordinasi dengan Komnas HAM untuk meminta barang bukti yang masih dipegang oleh mereka.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved