Breaking News:

Selama PPKM Warga di Kawasan Zona Merah Belum Boleh Adakan Kegiatan Ibadah, Olahraga, dan Sosial

Wakil Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan pembagian zona sesuai angka kasus di tingkat RT.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG --- Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menerapkan kawasan zona dalam memberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro tingkat RT RW.

Wakil Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan pembagian zona sesuai angka kasus Covid-19 di tingkat RT.

Misalnya zona hijau ketika tidak ada kasus positif Covid-19.

Lalu, zona kuning ketika ada 1-5 warga yang positif Covid-19, zona oranye ketika ada 6-10 warga yang positif dan zona merah ketika warga yang positif Covid-19 di atas 10 orang.

Dari zona itu, ada sejumlah ketentuan dalam penerapan PPKM mikro.

Jika RT RW itu zona merah, maka tempat ibadah ditutup, lalu kegiatan olahraga, sosial budaya ditiadakan.

Masyarakat lingkungan itu tidak boleh berkumpul lebih dari tiga orang, kemudian pembatasan keluar masuk di lingkungan RT RW merah itu.

"Sama begitu juga zona oranye, maupun kuning seperti itu, hanya sedikit berkurang. Misal zona oranye tempat ibadah dibuka tapi hanya boleh 25 persen," katanya di Cikarang, pada Minggu (14/2/2021).

Untuk zona hijau, lanjut Hendra, warga tetap bisa beraktivitas akan tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ketika ada kasus di zona hijau, langsung segera dilaporkan serta wilayah itu mulai dilakukan pembatasan kegiatan sesuai jumlah kasusnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved