Breaking News:

PPKM Mikro Mulai Diberlakukan, Polres Metro Bekasi Kerahkan 187 Bhabinkamtibmas

Bhabinkamtibmas ditugas untuk membantu dalam pengusutan kasus Covid-19 yang terjadi di tingkatan RT.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan 

Kapolres Metro Bekasi itu menjelaskan petugas yang dilibatkan dalam penerapan PPKM mikro juga, mulai dari kepala desa beserta perangkatnya, RT RW maupun elemen masyarakat lainnya. "Kami dari kepolisian juga ada Bhabinkamtibmas yang melakukan pengawasan," tutur Hendra.

Baca juga: Catherine Wilson Bebas Penjara Mengaku Kapok Pakai Narkoba, Manajer: Gemuk Banget Pipinya, Chubby

Baca juga: Harris Vriza Tidak Rayakan Hari Valentine Bareng Ria Ricis dan Sebut Setiap Hari Adalah Kasih Sayang

Kemudian ada pembagian zona sesuai angka kasus di tingkat RT, zona hijau ketika tidak ada kasus positif Covid-19. Lalu, zona kuning ketika ada 1-5 warga yang positif Covid-19, zona oranye ketika ada 6-10 warga yang positif dan zona merah ketika warga yang positif Covid-19 di atas 10 orang.

Dari zona itu, ada sejumlah ketentuan dalam penerapan PPKM mikro. Jika RT/RW itu zona merah, maka tempat ibadah ditutup, lalu kegiatan olahraga, sosial budaya ditiadakan. Masyarakat lingkungan itu tidak boleh berkumpul lebih dari tiga orang, kemudian pembatasan keluar masuk di lingkungan RT RW merah itu.

"Sama begitu juga zona oranye, maupun kuning seperti itu, hanya sedikit berkurang. Misal zona oranye tempat ibadah dibuka tapi hanya boleh 25 persen," katanya. Untuk zona hijau, lanjut Hendra, warga tetap bisa beraktivitas akan tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ketika ada kasus di zona hijau, langsung segera dilaporkan serta wilayah itu mulai dilakukan pembatasan kegiatan sesuai jumlah kasusnya. "Datanya zona-zona itu akan selalu update, berubah-ubah sesuai perkembangan kasus," imbuh.

Hendra menambahkan penerapan PPKM mikro, selain adanya pembatasan kegiatan, juga akan ditingkatkan upaya tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 (treatment). "Diharapkan upaya ini dapat menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Bekasi," paparnya.

Baca juga: Ini Keluhan Wisatawan di Pamijahan Kabupaten Bogor yang Disuruh Putar Balik Satpol PP

Baca juga: Ini Mobil Alpha Jax, SUV Listrik dengan Tampilan Jadul

Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memberlakukan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Hal itu menyusul adanya Instruksi Menteri Nomor 3 Tahun 2021 terkait penanganan virus corona (Covid-19).

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja juga menerbitkan Instruksi Bupati No. 3 Tahun 2021 tentang PPKM berbasis mikro dan pembentukan Posko Penanganan Covid-19 tingkat desa dan kelurahan dengan sistem zona di tingkat RT dan RW.

Selain itu Pemkab Bekasi juga mengeluarkan Surat Edaran Nomor 300/SE-14/POL.PP yang ditujukan untuk para pelaku usaha kepariwisataan, pusat perbelanjaan, pengelola pasar rakyat, pengusaha transportasi dan para pedagang kaki lima.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved