Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Ini Keluhan Wisatawan di Pamijahan Kabupaten Bogor yang Disuruh Putar Balik Satpol PP

Ini keluhan wisatawan di Pamijahan Kabupaten Bogor yang disuruh putar balik Satpol PP.

Wartakotalive.com/Yudistira Wanne
Ini keluhan wisatawan di Pamijahan Kabupaten Bogor yang disuruh putar balik Satpol PP. 

WARTAKOTALIVE.COM, PAMIJAHAN - Ini keluhan wisatawan di Pamijahan, Kabupaten Bogor yang disuruh putar balik oleh Satpol PP.

Seorang wisatawan yang berasal dari Tangerang, David kecewa dengan peraturan terkait surat rapid test antigen yang diwajibkan saat mengunjungi objek wisata di Kabupaten Bogor.

David menjadi satu di antara puluhan pengemudi roda empat dari luar Bogor yang terpaksa putar balik lantaran tidak dapat menunjukkan surat rapid test antigen terbaru di depan petugas gabungan Satpol PP Kecamatan Pamijahan, TNI dan Polri.

David mengatakan bahwa Protap di masa pandemi seperti ini harus dipikirkan matang-matang.

"Artinya, antara imun dan isolasi itu dua yang harus kita pikirkan matang-matang. Jangan sampai orang amam dari covid tapi stres pola pikir. Yang perlu direvisi itu protap saja," ujarnya.

Sementara itu, David yang kecewa lantaran gagal berlibur ke objek wisata curug di Pamijahan, Kabupaten Bogor membeberkan sedikit guyonannya.

"Saya kemarin terakhir baca peraturan Kemenkes soal PPKM ini, PPKM Mikro, itu kan jam makan beroperasi sampai jam 21.00 WIB. ini buat guyonan kita Satgas Covid-19 jangan-jangan Covid keluarnya di jam 21.00 WIB ke atas," jelasnya.

Baca juga: Ganjil Genap di Kota Bogor Berakhir Dievaluasi Bima Arya, Ini Kata Kapolresta Bogor Kota

Menurut David, selama restoran dan tempat wisata menerapkan protokol kesehatan yang ketat, maka akan kecil risiko paparan virus tersebut.

"Sebenarnya, selama tempat wisata, rumah makan dia menggunakan kapasitas misalnya 50 orang yang tinggal dikurangi menjadi 25 orang, bergantian saja," tegasnya.

"Selama dia menerapkan protokol kesehatan ketat, yang seleksi ini sebenarnya tempat wisata terkait surat rapid test antigen. Bukan teman-teman Satpol PP. Mereka itu hanya memantau," tambahnya.
 

Penulis: Yudistira Wanne
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved