Breaking News:

Kudeta di Myanmar

Aktivis Antikudeta Dikabarkan akan Ditangkap Militer Myanmar, Sekelompok Orang Serbu Rumah Sakit

seorang dokter lokal yang populer di sebuah rumah sakit di Kota Pathein diisukan menjadi target penangkapan militer

AFP/Tribunnews.com
Ilustrasi - Sebuah kendaraan polisi menembakkan meriam air untuk membubarkan pengunjuk rasa selama demonstrasi menentang kudeta militer di Naypyidaw, Myanmar, pada 8 Februari 2021 (STR/AFP) 

Wartakotalive.com - Beredar kabar bahwa militer Myanmar akan kembali menangkap aktivis antikudeta, Jumat (13/2/2021), Channel News Asia melaporkan.

Kali ini, seorang dokter lokal yang populer di sebuah rumah sakit di Kota Pathein diisukan menjadi target penangkapan militer.

Akibat kabar tersebut, satu kelompok orang menyerbu rumah sakit dan meneriakkan doa Buddha untuk meminta perlindungan dari bahaya.

Ia adalah Than Min Htut, dokter yang mereka khawatirkan akan ditangkap militer karena berada di pihak Aung San Suu Kyi.

Menanggapi kedatangan kelompok tersebut, Than Min Htut mengatakan, hingga kini dirinya masih bebas beraktivitas.

Dia juga masih akan terus berpartisipasi dalam kampanye menentang kekuasaan junta.

Adapun jika nanti Than Min Htut memiliki masalah, dia pasti meminta bantuan pada warga.

"Jika saya memiliki masalah, saya akan meminta bantuan kalian," kata dokter Than Min Htut.

Lebih lanjut, hingga hari ini, Sabtu (13/2/2021) massa aksi unjuk rasa menentang rezim militer baru Myanmar tercatat terus bertambah.

Orang-orang di Yangon pun masih mengabaikan larangan junta dan terus mengatur kelompok pengawas lingkungan yang memperingatkan tentang kabar penangkapan.

Halaman
12
Editor: Bambang Putranto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved