Jerman Open 2021

Virus Covid-19 Menjadi Alasan Utama Pembatalan Yonex Jerman Open Untuk Kedua Kalinya

Turnamen bulu tangkis Yonex Jerman Open untuk kedua kalinya berturut-turut dibatalkan karena pandemi Covid-19.

Penulis: Umar Widodo | Editor: Umar Widodo
Istimewa
Turnamen bulu tangkis Jerman Open dibatalkan karena pandemi Covid-19 di Jerman 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Untuk kedua kalinya berturut-turut, pandemi korona membuat salah satu turnamen bulu tangkis terbaik dunia  yang berlangsung di Mülheim an der Ruhr, Yonex Jerman Open 2021 dibatalkan.

Turnamen ini sebenarnya bagian dari pemain untuk mencari poin peringkat dunia dan kualifikasi Olimpiade di Tokyo.

Dilansir dari laman badminton.de, pembatalan ini adalah yang kedua kalinya untuk Kejuaraan Bulutangkis Yonex Jerman Open, karena tahun 2020 lalu dibatalkan terkait penyebaran awal virus baru SARS-CoV-2 secara global. 

Keputusan pembatalan ini dibuat oleh pihak yang bertanggung jawab di Vermarktungsgesellschaft Badminton Deutschland mbH (VBD), yang menyelenggarakan Kejuaraan Bulutangkis Internasional di Jerman untuk Asosiasi Bulu Tangkis Jerman (DBV).

“Berbagai skenario terkait pelaksanaan turnamen kami lakukan penilaian risiko yang komprehensif, di mana aspek lain juga berperan selain analisis ekonomi. Akhirnya, kami sampai pada kesimpulan bahwa kami harus membatalkan Yonex  Jerman Open 2021, ”jelas Thomas Born, Presiden DBV.

Presiden Vermarktungsgesellschaft Badminton Deutschland mbH (VBD), Thomas Born
Presiden Vermarktungsgesellschaft Badminton Deutschland mbH (VBD), Thomas Born (badminton.de)

“Keputusan itu sangat sulit bagi kami, tetapi kami tidak dapat menanggung konsekuensi finansial yang akan diberikan dalam keadaan yang tidak menguntungkan. Akibat pandemi, VBD sudah harus mengatasi kerugian yang cukup besar,” lanjut Thomas Born.

Direktur turnamen Louise Huber-Fennell, wakil direktur turnamen Jockenhöfer dan Thomas Born berterima kasih kepada semua mitra VBD atas pemahaman mereka tentang keputusan dan dukungan mereka. 

Terutama Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), sponsor utama dan Judul turnamen, perusahaan Yonex, negara bagian Rhine-Westphalia Utara, kota Mülheim an der Ruhr dan Regionalverband Ruhr (RVR), yang masing-masing telah melakukan upaya yang cukup besar untuk memastikan turnamen tersebut di kategori "HSBC BWF World Tour Super 300" pasti bisa digelar.

Pebulutangkis Yang Ikut Swiss Open dan Jerman Open Mulai Berlatih Di Pelatnas Cipayung

“Terima kasih yang sebesar-besarnya juga untuk tim Yonex Jerman Open yang selama ini bekerja secara intensif untuk mewujudkan acara tersebut,” kata manajer VBD.

Khususnya sejak akhir Januari, kondisi kerangka kerja baru dan temuan telah muncul di berbagai bidang, yang kini mendorong panitia penyelenggara untuk membatalkan turnamen, tambah Louise Huber-Fennell dan Niko Jockenhöfer.

Konsep keamanan yang komprehensif direncanakan untuk turnamen tersebut, yang mencakup pembentukan "Badminton Family Bubble", tidak adanya penonton dan jumlah orang yang sangat terbatas di gedung olahraga Westenergie (sebelumnya gedung olahraga innogy).

Peringkat pertama BWF tunggal putra, Kento Momota sebelumnya sudah memastikan hadir di Yonex German Open 2021
Peringkat pertama BWF tunggal putra, Kento Momota sebelumnya sudah memastikan hadir di Yonex German Open 2021 (badminton.de)

Lebih dari 400 pemain dari lebih 40 negara telah mendaftar untuk Yonex Jerman Open 2021, termasuk juara dunia dua kali di tunggal putra, Kento Momota dari Jepang, dan juara Olimpiade 2016 di tunggal putri, Carolina Marin dari Spanyol.

Kejuaraan Bulu Tangkis Internasional di Jerman telah tayang perdana pada tahun 1955.  Pada tahun 2021 turnamen bergengsi tersebut harus diadakan untuk ke-63 kalinya.

Selain dua "tahun korona" 2020 dan 2021, pembatalan sebelumnya pernah terjadi tiga kali pada tahun 1970, 1979, dan 1998.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved