Sport

Motor Budi Luhur Sport Electric Vehicle 01 Memiliki Beberapa Kelebihan dibanding Motor Konvensional

Universitas Budi Luhur berhasil menyiptakan motor sport listrik yang diberi nama Budi Luhur Sport Electric Vehicle 01 atau BL-SEV01.

Warta Kota
Kepala Pusat Studi Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur, Sujono. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Universitas Budi Luhur berhasil menyiptakan motor sport listrik yang diberi nama Budi Luhur Sport Electric Vehicle 01 atau BL-SEV01.

Motor Budi Luhur Sport Electric Vehicle 01 itu diciptakan Universitas Budi Luhur bekerja sama dengan Katros Garage dan Lembaga Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Proses pengerjaan motor itu berlangsung dalam kurun waktu selama tiga bulan.

Motor itu tergolong luar biasa, karena diciptakan dari nol, mulai dari desain, sistem kelistrikan, pengaturan perangkat, hingga terbentuk utuh layaknya motor di pasaran.

Sedangkan, BL-SEV01 berarti Budi Luhur Sport Electric Vehicle generasi pertama. 

Baca juga: VIDEO Motor Sport Listrik BL SEVO 1 Buatan Universitas Budi Luhur Siap Uji Coba di Sentul

Baca juga: Filosofi Mengajar Ala Sujono, Kepala Pusat Studi Universitas Budi Luhur Sosok di Balik Motor Listrik

Baca juga: Universitas Budi Luhur, LIPI, dan Katros Ciptakan Motor Sport Listrik Bernama BL SEVO 1

"Motor ini adalah karya pertama kami untuk motor listrik high performance. Jadi, diciptakan dengan spesifikasi race (balap)," kata Kepala Pusat Studi Kendaraan Listrik Universitas Budi Luhur, Sujono, kepada Warta Kota

"Sebelumnya, kami sudah ada karya BL-SEV01 Cargo dengan spesifikasi rendah. Kini, kami mencoba yang high performance," ujar Sujono.

"Jika ini sukses, maka untuk menciptakan motor dengan spesifikasi lebih rendah akan lebih mudah. Motor ini juga diciptakan, karena keinginan founder kami untuk menciptakan motor sport dengan teknologi masa depan dan ramah lingkungan," terang Sujono.

Kelebihan BL-SEV01

Ada beberapa kelebihan BL-SEV01 dibandingkan motor balap konvensional yang ada.

Dari sisi teknologi, BL-SEV01 bersih tanpa polusi baik polusi suara maupun gas buangnya.

Motor itu tidak ada pembakaran yang menghasilkan gas buang seperti motor konvensional. 

"Dari sisi efisiensi operasional, motor listrik ini jauh lebih hemat. Artinya, biaya charger-nya jauh lebih murah dibanding motor biasa yang menggunakan bahan bakar minyak," tutur Sujono.

Tak hanya itu, dari sisi spesifikasi, tampilannya menyerupai tampilan cafe racer. 

Untuk sistem penggerak BL-SEV01 menggunakan brushless DC motor dengan kekuatan 10 kw dan puncak performanya hingga 16 kw. 

Baterainya memiliki tegangan 96 volt dan arusnya sampai 48 ah (satuan kapasitas aki/ampere).

Kapasitas controller 200 ampere. Kemampuan baterai untuk daya jelajah bisa sampai 120 km (kilometer). 

"Itu satu kali charger. Di mana hanya butuh waktu empat hingga lima jam untuk baterai bisa terisi penuh saat di-charger. Kemampuan top speed secara konsep 160-165 km/jam, tetapi itu masih butuh dicoba di sirkuit untuk data akuratnya nanti. Bulan Maret kami akan coba. Untuk lampu penerangan menggunakan LED 2x watt," papar Sujono.

Untuk keamanan pengendara, sisi kelistrikannya, termasuk keamanan di-charger, dan perlindungan baterai dari air, sehingga aman, bahkan saat menerobos genangan air pun aman.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved