Breaking News:

FIBA Asia Cup 2021

Maulana Fareza Tamrella Manajer Timnas Basket Indonesia Kecewa Kualifikasi FIBA Asia Dibatalkan

Pemerintah Qatar memutuskan membatalkan seluruh kegiatan olahraga sebagai imbas naiknya grafik kasus baru Covid19 di Qatar dalam sepekan terakhir

Editor: Umar Widodo
Instagram/@official_timnasbasket
Timnas Basket Putra Indonesia kemungkinan batal bertanding di FIBA Asia Cup 2021 di Qatar 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang belum surut memaksa Federasi Bola Basket Qatar sesuai arahan pemerintahnya memutuskan menunda pelaksanaan Kualifikasi FIBA Asia yang sedianya akan  mulai berlangsung 17 Februari 2021.

Dilansir dari laman iblindonesia.com, FIBA pun telah mengirimkan surat pembatalan tersebut. 

"Kementerian Kesehatan Masyarakat Qatar telah memerintahkan menunda semua kegiatan di Qatar karena meningkatnya kasus Covid-19," tulis FIBA dalam suratnya yang ditandatangani FIBA Executive Director-Asia, Hagop Khajirian.

Pemerintah Qatar telah memutuskan membatalkan seluruh agenda kegiatan olahraga sebagai imbas naiknya grafik kasus baru Covid19 di Qatar dalam sepekan terakhir.

Keputusan ini berdampak pada batalnya penyelenggaraan FACQ Window III bagi grup A, B, dan E yang sedianya digelar di Doha, Qatar.

FIBA akan mengumumkan keputusan lebih lanjut mengenai pelaksanaan FACQ Window III.

Manajer Timnas Basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella
Manajer Timnas Basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella (suara.com)

Manajer timnas Indonesia, Maulana Fareza Tamrella sebenarnya menyayangkan penundaan di saat-saat akhir.

"Sebenarnya sayang juga ditunda, tetapi kita tak bisa memaksakan kalau memang kondisinya masih menguatirkan dan membahayakan ," kata Mocha, sapaan karibnya. 

Kini timnas Indonesia tinggal menunggu lagi konfirmasi.  

Baca juga: Brandon Jawato dan Lester Proper Diharapkan Memperkuat Timnas Basket di Kualifikasi FIBA Asia

Baca juga: Jelang 2 Ajang Besar, PP Perbasi Siapkan 3 Lapis Timnas Basket

"Kita menunggu apakah ditunda 1-2 minggu atau sampai bulan depan, juga tempat pelaksanaan tetap di Qatar atau dipindah ke negara lain. Semua tergantung pada konfirmasi FIBA," kata Mocha.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved