Breaking News:

Jiwasraya Gagal Bayar

Korban Jiwasraya Minta Bertemu Jokowi, Moeldoko: Jangan Semuanya ke Presiden

Ana, salah satu korban, mengeluhkan kompensasi yang diberikan tidak senilai dengan kerugian akibat korupsi Jiwasraya.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Para korban Jiwasraya menggelar aksi damai di Kantor Kemensesneg, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko menyarankan kasus Jiwasraya diserahkan kepada Kementerian BUMN.

Hal itu ia katakan saat korban korupsi asuransi Jiwasraya meminta bertemu Presiden Jokowi.

Dalam dialog virtual yang digelar Kantor Staf Presiden, Kamis (11/2/2021),  Ana, salah satu korban, mengeluhkan kompensasi yang diberikan tidak senilai dengan kerugian akibat korupsi Jiwasraya.

KNKT Pastikan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Tak Lewati Area Awan Hujan Saat Terbang

Oleh karena itu, ia meminta dipertemukan dengan Presiden.

"Mudah-mudahan diperkenankan waktu untuk audiens pak, dari forum korban Jiwasraya untuk RI-1 (Jokowi)."

"Karena kondisinya ini menyangkut 5,3 juta rakyat indonesia yang terzalimi atas opsi restrukturisasi Jiwasraya," kata Anna dalam dialog tersebut.

Mantan Ketum FPI Shabri Lubis Juga Dijerat Pasal Penghasutan, Kata Bareskrim Sesuai Petunjuk JPU

Mendengar permintaan tersebut, Moeldoko belum bisa mengakomodasinya.

Alasannya, terdapat protokol yang ketat untuk audiensi dengan Presiden.

"(tapi) bukan berarti kita menghalangi atau membatasi Presiden untuk bisa bertemu, tidak."

Setelah 20 Kapal, Kejaksaan Agung Juga Sita Mobil Ferrari Berlinetta Milik Heru Hidayat

"Tetapi di dalam suasana Covid-19 ini memang juga ada sebuah protokol yang lebih keras atau lebih ketat maksud saya."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved