Donald Trump Terancam Tak Bisa Gunakan Twitter Untuk Selamanya

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, terancam tidak bisa lagi menggunakan layanan media sosial Twitter untuk selamanya.

dailymail
Anggota Kongres AS resmi menyetujui impeachment terhadap Presiden AS Donald Trump. Donald Trump adalah satu-satunya Presiden AS yang dua kali di-impeachment. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, terancam tidak bisa lagi menggunakan layanan media sosial Twitter untuk selamanya.

Menurut laporan The Guardian yang dikutip pada Jumat (12/2/2021), Twitter mengatakan akan memblokir akun Donald Trump meski dia mencalonkan diri lagi menjadi Presiden AS dalam pemilu mendatang.

Kepala Keuangan Twitter Ned Segal menyebutkan, saat seseorang yang memiliki akun telah dihapus dari platform Twitter, maka pemiliknya terhapus dari Twitter.

Baca juga: Trending Topik Twitter Hari Ini Kamis (11/2) Aisha Wedding Dianggap Melecehkan dan Tak Bermoral

"Cara kerja kebijakan kami tidak melihat siapa background pemilik akun. Karena kebijakan kami dirancang untuk memastikan orang tidak terhasut kekerasan," ujar Segal.

Selain itu ia juga menjelaskan, kebijakan Twitter juga tidak mengizinkan orang untuk kembali menggunakan layanan platform-nya apabila sudah dihapus.

Twitter sendiri sempat mengunci akun Twitter Donald Trump, karena beberapa cuitan yang dinilai dapat meningkatkan risiko kekerasan.

Baca juga: RAHASIA Donald Trump-Melania Terbongkar, di Gedung Putih Tidur Terpisah, Istri Dapat Warisan Rp700 M

Langkah yang diambil oleh Twitter, belum pernah terjadi sebelumnya. Twitter melarang Trump dari platform tersebut setelah pemberontakan Capitol, dan menangguhkan akun milik Trump secara permanen.

"Dengan cuitan yang disebarkan melalui Twitter, berisi hasutan dan berisiko menimbulkan kekerasan lebih lanjut," kata Ned Segal.

Donald Trump sendiri dikabarkan dituduh melakukan penghasutan untuk pemberontakan saat pemakzulan dirinya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih, Akhiri Jabatan Presiden AS

Ia melakukan desakan pada rapat umum di Washington sebelum pembobolan Capitol AS oleh massa pada 6 Januari 2021.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved