Breaking News:

Berharap Volume Layanan Bongkar Muat di terminal IPCC Meningkat

Peningkatan laba diharapkan dapat dicatatkan lebih positif dibandingkan tahun 2020 atau mengalami pengurangan kerugian.

ANTARA FOTO
ILUSTRASI. Petugas berdiri di dekat deretan mobil baru yang terparkir di PT Indonesia Terminal Kendaraan atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, Kamis (11/2/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -  PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), emiten kendaraan terminal yang beroperasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, tahun ini berharap adanya pemulihan permintaan dari kendaraan dan aktivitas ekonom.

Sehingga volume layanan bongkar muat di terminal IPCC meningkat. Investor Relations IPCC Reza Priyambada mengatakan, minimal, layanan bongkar muat kendaraan Completely Built Up (CBU) di tahun 2021 dapat meningkat sekitar 7 persen - 8 persen dan alat berat sekitar 4 persen - 5 persen dibandingkan tahun 2020. Hal ini sembari melihat seberapa besar demand pada otomotif dan alat berat yang ada.

"Dengan pencapaian tersebut, kami harapkan dapat meningkatkan pendapatan sebanyak 8 persen -10 persen dari tahun 2020 (perkiraan). Jadi, kalau misal asumsinya pendapatan IPCC di akhir 2020 bisa mencapai sekitar Rp 350 miliar-Rp 380 miliar, maka di 2021 diperkirakan dan diharapkan sebesar Rp 378 miliar - Rp 418 miliar dengan asumsi adanya peningkatan aktivitas layanan bongkar muat," jelas Reza, Kamis (11/2).

Baca juga: Kesampingkan Perbedaan, Kelompok Etnis Myanmar Bersatu Lawan Kudeta Myanmar

Baca juga: Jangan Dibilang Pecinta Horor Kalau Anda Belum Dengarkan Podcast Berikut Ini

Sementara itu, peningkatan laba diharapkan dapat dicatatkan lebih positif dibandingkan tahun 2020 atau mengalami pengurangan kerugian. Namun demikian pihaknya tidak memberikan detail lebih jauh.

Tahun ini, dalam perhitungan sementara, kebutuhan capex sebesar Rp 113 miliar. Besaran ini akan digunakan untuk pengerjaan perbaikan suprastruktur lapangan sebagai lanjutan dari perbaikan di 2020.

Adapun pembangunan yang dilakukan adalah melanjutkan rencana pekerjaan pembangunan gate di Terminal Domestik dan pembangunan fasilitas gate hingga pembuatan digital office dan implementasi dashboard IPCC.

Baca juga: Proyek Lima Blok Kampung Susun Akuarium Penjaringan Rampung Enam Bulan Lagi

Baca juga: Gelandang Bali United Muhammad Taufiq Targetkan Hasil yang Terbaik di Liga 1 2021 dan Piala AFC 2021

Pada 2020 lalu, nilai investasi yang telah dikeluarkan oleh IPCC sebesar Rp 26,08 miliar. Adapun, dari total nilai tersebut digunakan untuk kegiatan yang menunjang operasional layanan di terminal dan peningkatan infrastruktur di terminal.

Seperti perawatan penerangan di lahan terminal IPCC senilai Rp 8,08 miliar, lalu pekerjaan waterproofing gedung parkir eksisting senilai Rp 6,33 miliar, perkerasan lahan eks-DKP seluas 1,89 hektare senilai Rp 6,05 miliar, dan sisanya diperuntukkan untuk lainnya.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Layanan bongkar muat kendaraan Indonesia Kendaraan Terminal ditargetkan naik 8%"

Editor: Agus Himawan
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved