Breaking News:

Baru Terungkap! Ahok Mengaku Bahwa Saat Pilgub DKI Lalu, Pendamping Jokowi Sebenarnya Bukan Dirinya

Ahok menyebut pada saat itu banyak yang meragukan dirinya maju sebagai Cawagub DKI 2012 lalu mendampingi Jokowi karena latar belakangnya.

Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat blusukan membagikan sembako kepada warga di Semper Barat, Jakarta Utara, Kamis (3/9/2015). Ahok menyebut pada saat itu banyak yang meragukan dirinya maju sebagai Cawagub DKI 2012 lalu mendampingi Jokowi karena latar belakangnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama Putra atau Ahok mengungkapkan hal yang mengejutkan.

Ahok yang kini menjabat Komisaris Utama PT Pertamina (persero) mengungkap terkait saat dirinya mendampingi Joko Widodo atau Jokowi dalam Pilgub DKI 2012 lalu.

Di mana Ahok mengaku bahwa pada Pilgub DKI 2012 lalu, sebenarnya bukan dirinya yang mendampingi Jokowi sebagai Calon Wakil Gubernur DKI.

Dramatis, Video Detik-detik, Jenazah Nenek Meninggal saat Banjir Cikarang, Dibawa Pakai Perahu Karet

Viral Video Puluhan Mobil Ban hingga Peleknya Pecah karena Jalan Rusak di Tol Jakarta-Cikampek Km 39

SubAhok menyebut pada saat itu banyak yang meragukan dirinya maju sebagai Cawagub DKI 2012 lalu mendampingi Jokowi.sidi Gaji Rp2,4 Juta Dihentikan, Diganti Bantuan Rp3,5 Juta, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Ahok menyebut pada saat itu banyak yang meragukan dirinya maju sebagai Cawagub DKI 2012 lalu mendampingi Jokowi.

Banyak pihak yang meragukan dirinya mendampingi Jokowi karena latar belakangnya.

"Saya hanya dengar, ketika itu sebenarnya pendamping Pak Jokowi bukan saya sebetulnya. Karena kalau saya kan akan menurunkan nilai seorang Pak Jokowi, saya turunan Tionghoa, agama saya bukan yang mayoritas," kata Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dalam acara Perayaan Imlek yang diadakan oleh PDIP-P secara virtual, Jumat (12/2/2021) dilansir dari Kompas.com.

Melalui Pilkada DKI Jakarta 2012, pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam dua kali putaran.

Kala itu, Jokowi-Ahok berhasil mengalahkan 5 pasangan calon (paslon) lain yaitu Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini, Faisal Basri-Biem Benyamin, dan Alex Noeedin-Nono Sampono.

Ahok juga mengatakan, keraguan banyak pihak itu terjadi lagi ketika ia kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017.

Saat itu, kata Ahok, banyak pihak yang memintanya mundur dari pencalonan.

Namun, saat itu, kata dia, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri tetap memilihnya sebagai calon kepala daerah yang diusung PDI-P karena menilai kinerja Ahok selama ini. 

Halaman
1234
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved