Breaking News:

Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan

Kirim Surat, Presiden KSPI Said Iqbal Minta Jokowi Pantau Kasus Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

Said meyakini Presiden Jokowi akan menindaklanjuti permintaan para buruh tersebut.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com
Presiden Joko Widodo dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal (kanan). Said Iqbal meminta Presiden Jokowi memantau perkembangan kasus korupsi di BPJS Ketenagakerjaan. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memantau perkembangan kasus korupsi di BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami sudah berkirim surat kepada Bapak Presiden Jokowi, untuk memperhatikan kasus di BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 43 triliun," ujar Presiden KSPI Said Iqbal saat konferensi pers secara virtual, Rabu (10/2/2021).

Said meyakini Presiden Jokowi akan menindaklanjuti permintaan para buruh tersebut, karena dana yang ada di BPJS Ketenagakerjaan merupakan milik rakyat.

Berstatus Tahanan Kejaksaan, Komnas HAM akan Tanya Korps Adhyaksa Soal Kematian Maaher At-Thuwailibi

"Kami berharap beliau, Bapak Presiden selalu dalam keadaan sehat, tetap kuat di tengah pandemi Corona ini, untuk memperhatikan persoalan korupsi."

"Beliau keras sekali (berkomitmen berantas korupsi). Kami tahu itu dan surat sudah kami kirim kemarin," sambung Said.

Selain ke Presiden Jokowi, Said menyebut surat juga dikirimkan ke DPR agar membentuk panitia khusus (pansus) dugaan korupsi BPJS Ketenagakerjaan.

Dituding Mangkir Sidang Praperadilan Anggota FPI yang Ditembak Polisi, Komnas HAM: Tak Diundang

"Kami juga bersurat ke Kejaksaan Agung dan BPK."

"Jangan berhenti pada tingkat istilah risiko bisnis, seperti pada kasus 2020 yang potensi kerugian Rp 13 triliun."

"Gali lagi, kenapa hasil kelola investasi hanya 7,38 persen?"

"Ada tidak saham bodong yang masuk ke Jiwasraya, Asabri dalam kasus yang sama. Kemudian, ada tidak komisi-komisi yang bertebaran?" Tanya Said.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved