Breaking News:

Berita Bekasi

Jadi Lautan Sampah, Pemerintah Kabupaten Bekasi Akhirnya Tutup TPS Liar di Bantaran Kali CBL

Jadi Lautan Sampah, Pemerintah Kabupaten Bekasi Akhirnya Tutup TPS Liar di Bantaran Kali CBL(Cikarang Bekasi Laut)

Warta Kota/Muhammad Azzam
Tumpukan sampah sepanjang satu kilometer di Bantaran Kali CBL (Cikarang Barat Laut) di Jalan Raya CBL, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan menutup jalan akses ke tempat pembuangan sampah di sepanjang Kali CBL (Cikarang Bekasi Laut) Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Abdur Rofiq mengungkapkan langkah penutupan itu sebagai upaya dalam penanganan sampah di lokasi tersebut.

Dengan ditutupnya akses, sehingga masyarakat tidak dapat membuang sampah ke lokasi itu lagi.

"Langkah jangka pendek yang akan kita ambil yakni penyetopan dan penutupan jalan akses pembuangan sampah. Jika tidak itu sampah semakin menumpuk," katanya, pada Kamis (11/2/2021).

Setelah itu, kata Rofiq, berikutnya Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan pendekatan ke masyarakat dan pengelola perumahan sekitar yang selama ini membuang sampah rumah tangga TPS liar tersebut.

Tujuannya, agar membuang sampah ke tempat yang disiapkan dan dikelola oleh pemerintah.

APINDO Minta Kejaksaan Agung Profesional Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi BPJAMSOSTEK

Ia menyebutkan, Pemkab Bekasi akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam penyelesaian tumpukan sampah itu seperti BBWS sebagai pemilik tanah, PJT2, Waskita Karya dan PT Jasa Marga sebab wilayah tersebut sedang berlangsung pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing.

“Kita berkoordinasi dulu dengan pihak-pihak lain karena itu area mereka. Apakah mereka punya rencana akan wilayah tersebut. Karena disitu bukan hanya ada proyek daerah, tetapi juga sedang berlangsung proyek pusat berskala nasional yang harus kita amankan juga,” ujarnya.

Pemkab Bekasi juga akan memberikan sanksi tegas bagi masyarakat yang tetap membuang ke lokasi tersebut.

Beroperasi Diam-diam, Masuk Karaoke di Melawai Harus Pakai Kode dan Jalur Undangan

Penegakkan akan dilakukan oleh Satpol PP sesuai peraturan daerah berlaku. Pihak Kepolisian serta TNI juga turut dalam proses penindakan tersebut.

“Kita serahkan kepada PPNS yang kita punya, yakni Satpol PP. Yang pasti bahwa aturan harus kita tegakkan, manakala ada pelanggaran, aparat penegak hukum harus siap untuk menindaknya,” tegasnya. 

Terkait minimnya fasilitas pembuangan sampah, Rofiq menyebut pihaknya telah melakukan pembahasan bersama Bupati Bekasi serta dinas terkait.

Diakuinya, kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng milik pemerintah telah overload. Sehingga perlu dilakukan tindakan segera mulai memperluas area lahan, hingga penggunaan teknologi dalam proses pemusnahan sampah.

"Tetapi kita juga harus paham kesulitan masyarakat dalam membuang sampah, ini harus kita arahkan dan kita akan tindaklanjuti penyelesaiannya," paparnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved