Breaking News:

Trauma Bencana Dua Tahun Lalu, Warga Sukmajaya Depok Berharap Perbaikan Tebing Longsor Cepat Selesai

"Ada empat rumah yang ada di pinggir tebing ini, mudah-mudahan penanganannya cepat," papar Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Sukmajaya, Syaiful,

Trauma Bencana Dua Tahun Lalu, Warga Sukmajaya Depok Berharap Perbaikan Tebing Longsor Cepat Selesai
Istimewa
Anggota Babinsa dan pihak LPM Kelurahan bersama petugas Dinas PUPR Kota Depok meninjau bencana tanah longsor di blok F RT 01/11, Perum Gema pesona, Kelurahan Sukmajaya, Kota Depok, Selasa (9/2/2021).

WARTAKOTALIVE.COM, SUKMAJAYA --- Warga yang tinggal di sekitar lokasi tebing longsor di RT 02 RW 06 Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, berharap segera ada penanganan cepat agar tidak terjadi longsor susulan.

Warga trauma sebab dua tahun lalu di dekat lokasi tersebut juga pernah terjadi bencana yang sama.

"Ada empat rumah yang ada di pinggir tebing ini, mudah-mudahan penanganannya cepat," papar Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Sukmajaya, Syaiful, Selasa (9/2/2021).

Syaiful menjelaskan tebing longsor terjadi Kamis (4/2/2021) subuh lalu saat intensitas hujan cukup deras.

Syaiful mengaku, adanya kerusakan pada saluran air di tebing tersebut dan curah hujan tinggi menjadi penyebab tebing tersebut longsor akibat tak dapat menahan air.

"Kontur tanah juga sudah tergerus, tebing ini juga sudah cukup lama berdirinya," tuturnya.

Seperti diberitakan hujan deras yang mengguyur Kota Depok sejak beberapa hari ini menyebabkan bencana longsor tebing di RT 02 RW 06 Kelurahan Sukmajaya Kecamatan Sukmajaya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok melalui Bidang Sumber Daya Air langsung mengecek ke lokasi tanah longsor di RT 02/06, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (9/2/2021).

Koordinator Lapangan Satgas Banjir Dinas PUPR Kota Depok Saiman mengatakan dari hasil pengecekan itu, pihaknya akan segera menindaklanjuti dengan membersihkan puing-puing longsor.

"Besok kami akan bersihkan dulu reruntuhan longsor lalu telusuri saluran air yang diduga menimbulkan masalah ini," ujar Saiman saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/2/2021).

Untuk membereskan peristiwa yang terjadi akibat hantaman hujan terus menerus beberapa minggu terakhir ini, Saiman mengaku menurunkan sembilan personel satgas guna membersihkan reruntuhan.

Halaman
123
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved