Breaking News:

Virus Corona

Sebut Angka Kematian Covid-19 di Jakarta Rendah, Anies Mengaku Lakukan Tiga Langkah Ini

Anies Baswedan mengaku melakukan tiga langkah ini hingga bisa membuat tingkat kematian pasien di Jakarta akibat Covid-19 rendah.

Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Pangdam Jaya, Kapolda Metro, Gubernur DKI Jakarta, BNPT, Dinkes DKI, hingga para pimpinan wilayah usai rakor bahas PPKM di Polda Metro. Anies Baswedan mengaku melakukan tiga langkah hingga bisa membuat tingkat kematian pasien di Jakarta akibat Covid-19 rendah. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Meski penyebaran Covid-19 di Jakarta tinggi, namun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim angka kematiannya rendah.

Berdasarkan data yang dia punya, tingkat kematian warga Jakarta mencapai 1,6 persen atau 4.725 orang dari total kasus konfirmasi positif 303.715 hingga Rabu (10/2/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menyebut, ada beberapa alasan tingkat kematian pasien di Jakarta akibat Covid-19 bisa rendah.

Pertama DKI menggiatkan pengetesan, sehingga orang yang terpapar Covid-19!dapat terdeteksi lebih awal.

Dramatis, Video Detik-detik, Jenazah Nenek Meninggal saat Banjir Cikarang, Dibawa Pakai Perahu Karet

Viral Video Puluhan Mobil Ban hingga Peleknya Pecah karena Jalan Rusak di Tol Jakarta-Cikampek Km 39

Subsidi Gaji Rp2,4 Juta Dihentikan, Diganti Bantuan Rp3,5 Juta, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Bagi yang terpapar virus, DKI akan melakukan pencegahan penularan dengan membawa pasien menjalani isolasi terkendali di fasilitas yang disediakan.

Bagi yang memiliki gejala sedang dan berat, dapat dibawa ke RS rujukan Covid-19.

Kedua, Pemprov DKI Jakarta bersama pemerintah pusat telah menyiapkan tempat isolasi terkendali di RSDC Wisma Atlet Kemayoran dan sejumlah hotel.

Ketiga, DKI bersama pemerintah pusat juga meningkatkan fasilitas kesehatan, termasuk sumber daya manusia (SDM) di rumah sakit rujukan Covid-19.

Hingga kini, terdapat 106 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta, dengan jumlah tidur isolasi mencapai 8.275 unit dan tempt tidur ICU mencapai 1.130 unit.

Seluruh rumah sakit itu milik Pemprov DKI, BUMN, TNI-Polri, lembaga vertikal dan pihak swasta.

“Ini bukan sekedar tempat tidur, tapi juga tenaga medis, tapi juga sistem di dalam pengelolaan rumah sakitnya,” imbuhnya.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Mohamad Yusuf
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved