Breaking News:

Sandiaga Uno Ceritakan Kenangan Indah Naik Ojol dari Kantor Tribunnews

Sandiaga Uno Ungkap Lagi Kenangan Indah Naik Ojol dari Kantor Tribunnews: Kejadian Itu Tidak Saya Lupakan. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Wartakotalive.com/Domu Ambarita/layar tangkap zoom
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam wawancara khusus dengan Tribunnetwork, Rabu (10/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengaku tidak akan pernah melupakan kenangan indahnya naik ojek online Gojek dari kantor Redaksi Tribunnews.com di Jakarta, 1 Maret 2016.

Kala itu, Sandiaga tengah mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

"Kejadian naik Gojek tidak saya lupakan karena ini kenangan saya sebagai bakal calon Gubernur (DKI). Mudah-mudahan ini menjadi kenangan manis teman-teman di Tribun," ulas dia saat dialog virtual dengan Tribun Network, Rabu (10/2/2021).

Pria yang karib disapa Bang Sandi ini terkenal dengan gaya safari politiknya mendatangi berbagai instansi media dengan kostum casual.

SOSOK Dokter Ning, Dokter Cantik yang Tak Pernah Lelah Memberi Edukasi dan Merawat Pasien Covid-19

Bang Sandi juga mengaku tidak banyak yang berubah dalam dirinya setelah bekerja membantu Presiden RI Joko Widodo di Kabinet Indonesia Maju.

"Perubahan? berat badan tetap sama. Bangun subuh olahraga masih rutin. Saya bedanya sekarang tidak ada tanggal merah lagi tanggal hitam semua," akunya.

Menteri Sandi menuturkan sebelum didapuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ada banyak kegiatan pemberdayaan sosial yang dilakukan.

Namun, seluruh kegiatan tersebut tidak lagi dilakukan karena fokus mengawal pengembangan destinasi super prioritas sesuai nomenklatur.

"Saya harus menjalankan aman dan visi Bapak Presiden yaitu visi idnoneisa emas 2025. saya harus meninggalkan kegiatan yang berkaitan pemberdayaan yang tidak langsung berhubung dengan pariwisata dan ekonomi kreatif," tuturnya.

Menparekraf selain membangun lima destinasi super prioritas juga ingin mengembangkan desa wisata di Indonesia.

Menurutnya, pengembangan desa wisata perlu dikaji agar pertumbuhan berjalan seimbang di desa-desa.

“Kita punya lebih dari 1.000 desa yang berpotensi dikembangkan pariwisatanya. Kita ingin membuat desa ini menjadi desa yang mandiri,” tuntasnya.(Reynas Abdila)

WARGA Asing Bisa Tinggal di Indonesia 2 Tahun dan Sambil Kerja dengan Visa Ini & Setor Rp2 M ke Bank

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved