Breaking News:

Berita Bekasi

Mulai Maret 2021, PMI Kota Bekasi Layani Donor Plasma Darah Konvalesen

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi akan melayani donor plasma konvalesen kepada penyintas virus corona, mulai awal Maret 2021.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi Ade Puspita Sari menjelaskan pihaknya telah mendatangkan alat untuk proses donor plasma darah konvalesen. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi akan melayani donor plasma darah konvalesen kepada penyintas virus corona atau Covid-19 mulai awal Maret 2021.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi Ade Puspita Sari menjelaskan, pihaknya telah mendatangkan alat donor plasma konvalesen.

Saat ini pihaknya tengah melatih sumber daya relawan PMI untuk dapat mengoperasikan alat tersebut.

"Kita sudah datangkan alatnya dan saat ini juga masih sedang berjalan untuk pelatihan petugas," kata Ade Puspita Sari, Selasa (9/2/2021).

"Mudah-mudahan tidak mundur Insya Allah di bulan Maret 2021 plasma darah ini bisa beroperasi untuk umum," katanya lagi.

Bantu Tingkatkan Kesembuhan Pasien Covid-19, Wakil Kepala Polda Metro Jaya Donor Plasma Konvalesen

Wakapolda Metro Jaya Minta Anggotanya yang Pernah Terpapar Covid-19, Donorkan Plasma Konvalesen

Ade Puspita Sari menjelaskan, plasma darah konvalesen ini sangat dibutuhkan bagi pasien Covid-19.

Pasalnya, plasma darah konvalesen ini menjadi suatu pengobatan alternatif dalam proses penyembuhan pasien Covid-19.

"Covid-19 ini memang belum ada obatnya, tetapi ikhtiar kita harus banyak, ini salah satu ikhtiar serius dari PMI Kota Bekasi untuk memutus rantai Covid-19," ujarnya.

Dr Abas Suherli, Manajer Mutu Laboratorium PMI Kota Bekasi menambahkan, alat untuk donor plasma darah konvalesen didatangkan dari Eropa dengan sistem kerjasama operasional (KSO).

Operasional layanan donor plsama konvalesen akan dibuka dua waktu pelaksanaan selama 10 jam.

Anggota Polri Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen untuk Menanggulangi Pandemi Virus Corona

Cerita Wagub Ariza Setelah Tiga Kali Gagal, Akhirnya Berhasil Donor Plasma Konvalesen

Menurut Abas Suherli, alat itu kerjanya kira-kira dua jam akan menghasilkan 600 mililiter plasma konvalesen.

Plasma darah itu dibagi menjadi tiga kantong untuk tiga pasien menjadi 5 pendonor per hari atau 15 kantong plasma.

Syara tbagi pendonor plasma yakni penyintas Covid-19 dan tidak lebih dari tiga bulan seusai dinyatakan sembuh.

Penyintas kategori sedang sampai berat dan sudah sembuh dinyatakan dengan PCR negatif. Batasan usia mulai 18 hingga 60 tahun.

"Jenis kelamin juga diutamakan laki-laki, sebelum donor ada skirining kondisi kesehatan karena harus benar-benar sehat," kata Abas Suherli.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved