Breaking News:

Narkoba

Hentikan Tergantungan Narkoba, Rutan Salemba Resmikan Ruang Rehabilitasi Medis bagi Warga Binaan

Hentikan Tergantungan Narkoba, Rutan Salemba Resmikan Ruang Rehabilitasi Medis bagi Warga Binaan. Berikut Selengkapnya

Warta Kota
Peresmian ruang rehabilitasi medis bagi warga binaan di Rutan Salemba, Senen, Jakarta Pusat pada Selasa (9/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, CEMPAKA PUTIH - Rutan Salemba Kelas 1A meresmikan ruang rehabilitasi medis bagi warga binaan rutan yang tergantungan narkoba.

Tercatat ada sebanyak 500 warga binaan yang nantinya akan menjalani rehabilitasi medis itu.

Direktur Kesehatan dan Perawatan (Dirkeswat) Ditjen Pemasyarakatan Yusparudin mengatakan mengatakan ini pertama kali rutan melaksanakan rehab bagi warga binaan.

"Biasanya di lapas Salemba nah sekarang dilaksankan rehabilitasi medis di Rutan. Nanti sebanyak 500 orang untuk tahun 2021 yang menjalani rehabilitasi," kata Yusparudin pada Selasa (9/2/2021).

Dikatakan, Yusparudin nantinya selama enam bulan masa rehabilitasi ini, para warga binaan di Rutan akan menjalani rehabilitasi medis ketergantungan narkoba dengan dipandu oleh konselor.

Dibuatkan ruang khusus ini, para warga binaan yang menjalani rehabilitasi bisa terpisah dengan warga binaan lain, dan fokus untuk menjalani rehabilitasi selama enam bulan tersebut.

"Yang direhab medis ini memang yang dikategorikan sakit ketergantungan. Itu yang diasesmen (dinilai)," katanya.

Pihak Pengelola Melawan Petugas dan Dinilai Tidak Kooperatif, Bar Geisha Ditutup Permanen

Dari 500 warga binaan yang akan menjalani rehabilitasi ini, nantinya akan dibagi menjadi dua tahap dengan kuota 250 warga binaan sementara dalam enam bulan kedepan, selanjutnya dilanjutkan 250 warga binaan lainnya.

Selama masa rehabilitasi tim konselor juga akan memberikan konseling dan bimbingan, bahkan jadwal kegiatan selama rehabilitasi pun telah disusun mulai kegiatan olahraga, hingga terapi medis serta beberapa kegiatan lain.

"Semua kegiatan itu di pantau. Nanti ada konselor yabg memandu mereka. 10 warga binaan ada satu konselor. Kalau itu cukup. Kalau tidak cukup bisa ditambah satu konselor ada 20 warga binaan," ucapnya. (jos)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved