Breaking News:

Banjir di Karawang Meluas Hingga ke 30 Desa di 17 Kecamatan, 3.396 Orang Mengungsi Satu Meninggal

Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo mengatakan, banjir di 30 desa di Karawang merendam 5.303 rumah dan 180 hektar sawah.

(KOMPAS.COM/FARIDA)
Warga Perum Bumi Mutiara Indah 1, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Karawang saat hendak mengungsi, Minggu (7/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG --- Sebanyak 3.396 warga di Karawang, Jawa Barat, mengungsi menyusul banjir yang meluas hingga ke 30 desa di 17 kecamatan.

Dalam musibah alam ini, satu orang warga dinyatakan meninggal dunia.

Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo mengatakan, banjir di 30 desa di Karawang merendam 5.303 rumah dan 180 hektar sawah.

Warga yang terdampak sebanyak 31.660 orang dari 6.190 KK.

“Warga yang mengungsi 3.396 orang,” ungkap Medi melalui pesan singkat, Senin, (8/2/2021) seperti dilansir Kompas.com.

Medi menyebut ketinggian air bervariasi mulai dari 10 cm sampai 100 cm.

Wilayah dengan ketinggian air tertinggi yakni Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat.

Kepala Badan Penang­gulang­an Bencana Daerah (BPBD) Karawang mengungkap penyebab banjir di Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) 1 dan 2 Kecamatan Cikampek, serta Perumahan Purwasari Regency.

Yasin mengungkapkan, kondisi Situ Kamojing sudah tak kuat menampung air, sehingga satu pintu air berkapasitas 8 juta meter kubik air di kawasan tersebut dibuka untuk dialirkan ke Sungai Cikaranggelam.

“Kalau dipaksakan akan jebol, jadi pintunya dibuka,” kata Yasin melalui telepon, Senin (8/2) seperti dilansir Kompas.com.

Halaman
12
Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved