Breaking News:

Berita nasional

Kasus Abu Janda Belum Ada Tersangka, Bareskrim Cecar Tengku Zulkarnain dengan 23 Pertanyaan

Penyidik Bareskrim Polri memeriksa ustaz Tengku Zulkarnain sebagai saksi, Senin (8/2/2021), terkait penyelidikan perkara dengan terlapor Permadi Arya

Warta Kota/ Budi Sam Law Malau
Bareskrim Polri memeriksa ustaz Tengku Zulkarnain sebagai saksi, Senin (8/2/2021), terkait penyelidikan perkara dengan terlapor Permadi Arya alias Abu Janda. Foto ilustrasi: Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Terkait penyelidikan perkara dengan terlapor Permadi Arya alias Abu Janda soal pernyataannya tentang Islam arogan, penyidik Bareskrim Polri memeriksa ustaz Tengku Zulkarnain sebagai saksi, Senin (8/2/2021).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, pemeriksaan atas Tengku Zulkarnain, rampung, Senin sore.

"Perkara menyangkut terlapor atas nama Permadi Arya atau Abu Janda, hari ini penyidik memeriksa terhadap seorang saksi Tengku Zulkarnain. Yang sudah selesai diperiksa Bareskrim dan mendapat 23 pertanyaan," kata Rusdi di Mabes Polri, Senin sore.

Video: Teroris dari Makassar dan Gorontalo Tiba di Jakarta

Menurut Rusdi, sebelumnya penyidik juga telah memanggil dan memeriksa terlapor Abu Janda, yang juga masih sebatas saksi.

"Terkait ini semuanya masih dalam penyelidikan, dan untuk sementara belum ada tersangka. Penyidik akan melihat dan mendalami, ada atau tidaknya pidana dalam kasus ini. Perkembangannya akan kami sampaikan kemudian," papar Rusdi.

Romo Benny: Agama Bukan Komodifikasi Olok-olok

Sebelumnya, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo menilai, apa yang disampaikan Ambroncius Nababan serta Abu Janda di media sosial yang menyinggung SARA, tidak bijaksana.

Seharusnya, menurut pria yang karib disapa Romo Benny tersebut, pengguna media sosial mengedepankan etika dan kepantasan, dengan tidak menggunakan isu SARA dalam pernyataannya.

"Itu tidak bijaksana, harusnya pengguna media sosial menggunakan etika dan kepantasan."

Baca juga: Habiburokhman Pimpin Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Wagub DKI Jadi Anggota

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved