Breaking News:

Virus Corona

Cegah Covid-19, PNS Hingga Pegawai BUMN Dilarang ke Luar Kota Saat Libur Imlek Akhir Pekan Ini 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melarang PNS hingga staf BUMN berpergian ke luar kota saat libur Imlek akhir pekan ini. 

Editor: Max Agung Pribadi
Biro Pers Setpres/Lukas
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto beri keterangan tentang perpanjangan PPKM di Kantor Presiden, Jakarta, pada Kamis (21/1/2021), 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus melakukan berbagai cara dalam menekan penyebaran kasus Covid-19. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, satu di antaranya yakni dengan melarang PNS hingga staf BUMN berpergian saat libur Imlek akhir pekan ini. 

"Pelarangan berpergian ke luar kota khusus bagi ASN, prajurit TNI, anggota polri, pegawai BUMN selama masa liburan panjang ataupun long weekend yang terkait dengan kegiatan Imlek nanti," ujarnya saat konferensi pers, Senin (8/2/2021). 

400 Lebih PNS Eselon II, III, dan IV di Bogor Dilantik Secara Virtual oleh Bupati Ade Yasin

Airlangga menjelaskan, pemerintah melakukan perubahan kebijakan peraturan perjalanan dalam negeri dan juga terkait perjalanan internasional untuk pengendalian Covid-19. 

"Di mana penerapan protokol dan pengaturan bagi perjalanan dalam negeri yaitu pengetatan protokol kesehatan terkait dengan testing, baik itu PCR test maupun antigen swab," katanya. 

Kemudian, juga dengan pelaksanaan pengetesan ataupun random test, pembatasan kegiatan saat libur panjang, keagamaan, dan lain-lain. 

Aturan Baru: PNS Dilarang Berhubungan dengan HTI dan FPI, Jika Dilanggar Sanksinya Berat

"Lalu, penerapan pengaturan bagi pelaku perjalanan internasional yaitu larangan memasuki wilayah Indonesia bagi WNA. Kecuali, dengan kriteria tertentu dengan pengetatan protokol kesehatan terkait dengan testing, PCR test, kewajiban karantina terpusat, dan lain-lain," tutur Airlangga.(Yanuar Riezqi Yovanda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved