Sabtu, 18 April 2026

Banjir Jakarta

250 Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Rawajati Jakarta Selatan

Sebanyak 250 kepala keluarga di Rawajati terdampak banjir luapan Kali Ciliwung, namun sebagian memilih bertahan di rumah.

Penulis: Joko Supriyanto |
Warta Kota
Banjir Rawajati 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak 250 KK di RW 07, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan terdampak banjir dari luapan kali Ciliwung, bahkan ketinggian air mencapai 2,5 meter.

Pantauan Wartakotalive.com, nampak ketinggian air hampir mengenangi setengah dari rumah warga, kontur lahan yang menurun dan tepat di bantaran kali membuat pemukiman ini tergenang sejak Minggu (7/2) kemarin.

Sementara di lokasi pengungsian, belum banyak warga yang mencoba mengungsi meski ketinggian air cukup tinggi.

Warga Apartemen Kalibata City Meminta agar Kelurahan Rawajati Tidak Melakukan Pemilihan Ketua RT

Para warga memilih untuk mengungsi di rumahnya masing-masing.

Ketua RW 07, Rawajati Jakarta Selatan, Sari Budi Handayani mengatakan kali Ciliwung mulai meluap dan mengenangi wilayahnya sejak Sabtu (7/2) siang kemarin. 

"Jadi ini mulai naik sejak Sabtu kemarin pukul 13.00 WIB. Hingga saat ini ketinggian air terus bertambah," kata Sari Budi Handayani ditemui, Senin (8/2/2021).

VIDEO: Warga Rawajati Korban Banjir Mengungsi ke Gedung Sekolah dan Masjid

Dikatakan Budi, sejak air mulai masuk ke pemukiman, beberapa warga mulai memindahkan perabotan rumah tangannya ke tempat yang lebih aman, ada beberapa mereka mengamankan barang berharganya ke lantai dua.

Sementara beberapa warga yang tidak memiliki rumah dengan lantai dua, terpaksa mereka mengungsi ke posko yang telah disediakan. Hanya saja hingga Senin (8/2) baru 15 KK yang mengungsi.

"Kita juga ngak nyangka ya siaga III tapi udah seperti ini. Makannya kita juga baru buka dapur umum dan posko hari ini," katanya.

Hingga saat ini pihaknya bersama dengan tiga pilar telah membujuk warga untuk mau mengungsi.

Hanya saja karena di tengah pandemi, warga memilih untuk mengungsi di rumah mereka masing-masing.

Apalagi mereka yang memiliki rumah dua lantai.

"Kita sudah melakukan himbauan tapi mereka masih memilih untuk mengungsi di lantai dua," ucapnya. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved