Breaking News:

Berita Daerah

Mensos Resmikan Kedai Kopi dan Pembuatan Sepatu Eks Residen di Mojokerto

Kami berterima kasih kepada relawan yang telah menyelamatkan anak-anak kita penerus bangsa dari keterpurukan

dok humas ditjen rehabilitasi sosial
Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini meresmikan Kafe Milenial Koffie dan Bengkel Pembuatan Sepatu yang akan dijadikan tempat usaha bagi 5 anak eks residen 

WARYAKOTALIVE.COM, MOJOKERTO - Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini meresmikan Kafe Milenial Koffie dan Bengkel Pembuatan Sepatu yang akan dijadikan tempat usaha bagi 5 anak eks residen (mantan pecandu narkoba) di Desa Banjaragung, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Usaha kedai kopi dan pembuatan sepatu ini merupakan cita-cita dari eks residen tersebut.

Sebanyak 5 eks residen yang terdiri dari anak jalanan dan beberapa orang dewasa yang beraktivitas di jalanan ini berinisial MYA (23 tahun), MF (16 tahun), PAN (26 tahun), IM (20 tahun) dan VSP (18 tahun). Pada 2 Januari 2021,

5 eks residen ini ditemui saat penjangkauan di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto oleh Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza bersama Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Eklesia.

"Kami berterima kasih kepada relawan yang telah menyelamatkan anak-anak kita penerus bangsa dari keterpurukan dan kemudian dipertemukan dengan kami (Kemensos)", kata Mensos pada sambutan saat peresmian Kedai Millenial Koffie.

Mensos memberikan bantuan ATENSI berupa kedai kopi sekaligus genset kepada MYA dan MF, modal usaha untuk pembuatan sepatu sneaker dan sepatu kulit dengan total sebesar Rp. 32,5 juta kepada IM, PAN dan VSP.

Mensos juga memberikan dukungan pendidikan kepada MF yang sebelumnya mengalami putus sekolah karena kondisi ekonomi yang memprihatinkan.

Ia mendapat bantuan dari Program ATENSI berupa telepon pintar untuk bisa mengikuti pembelajaran secara daring selama pandemi. Mensos mendukung MF untuk melanjutkan sekolah sambil membantu MYA usaha kedai kopi.

Sebelumnya, berdasarkan hasil asesmen, mereka biasa turun ke jalan untuk mengamen dan bahkan terindikasi sebagai korban penyalahgunaan Napza. Mereka pernah mengonsumsi alkohol, heximer, antimo, lem dan double L.

Mereka menjadi penerima manfaat program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Balai Residen Satria Baturaden milik Kemensos selama 28 hari, terhitung sejak 6 Januari s.d 3 Februari 2021.

Halaman
12
Penulis: M Nur Ichsan Arief
Editor: M Nur Ichsan Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved