Breaking News:

Kompetisi Sepak Bola

Kepala Baharkam Polri Komjen Agus Andrianto Bantah Telah Memberikan Lampu Hijau Buat Liga 1

Kepala Baharkam Polri Komjen Agus Andrianto memastikan pihaknya belum memberikan izin terkait pelaksanaan kompetisi tersebut

Penulis: Abdul Majid | Editor: Umar Widodo
Istimewa
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri, Komjen Agus Andrianto membantah telah memberikan lampu hijau untuk kompetisi sepak bola 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri memastikan pihaknya masih belum dapat memberikan lampu hijau terkait perizinan kompetisi liga 1 dan liga 2 di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Baharkam Polri Komjen Agus Andrianto memastikan pihaknya belum memberikan izin terkait pelaksanaan kompetisi tersebut.

Dia juga mengaku keramaian dalam bentuk apapun masih tidak diperbolehkan.

"Belum ada perizinan kompetisi liga 1 dan liga 2," kata Komjen Agus saat dikonfirmasi, Jumat (5/2/2021).

Namun demikian, Agus yang juga menjabat sebagai Kaopspus Aman Nusa II Penanganan Covid-19 itu belum mengetahui apakah akan memberikan izin kompetisi liga 1 dan liga 2 dalam waktu dekat ini.

Pertandingan kompetisi Liga 1 2019 antara Bhayangkara FC vs Arema FC
Pertandingan kompetisi Liga 1 2019 antara Bhayangkara FC vs Arema FC (Warta Kota/Umar Widodo)

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan pihaknya juga masih belum mendapatkan informasi terkait perizinan kompetisi liga 1 dan liga 2.

Hingga saat ini, pihaknya masih belum dapat memberikan izin pelaksanaan kompetisi sepak bola dalam negeri tersebut.

"Kalau sudah ada izinnya akan disampaikan," tukasnya.

Menpora Zainudin Amali Ketemu Kapolri Listyo Sigit Prabowo Di Istana Bahas Kompetisi Sepak Bola

Dapat Lampu Hijau dari Polri, Ketum PSSI Iwan Iriawan Ucapkan Terima Kasih pada Presiden dan Kapolri

Seperti diketahui, keterangan ini berbeda dengan informasi yang diberikan Baintelkam Polri Kombes Pol Budi Sajidin.

Dalam diskusi daring, dia menyebut Polri telah memberikan lampu hijau untuk gelaran kompetisi sepakbola Liga 1 2020 digelar kembali.

Hal itu ia sampaikan dalam webinar yang diadakan oleh SIWO Pusat, Rabu (3/1/2021).

“Lampu hijaunya adalah kemarin saya dapat informasi dari Asops Kapolri Imam Sugianto yang menyatakan bahwa untuk tata cara kegiatan Liga 1 sepakbola kemungkinan ini bisa dilaksanakan ini sudah dipertimbangkan,” kata Budi Sajidin.

Pekan Depan, Menpora dan Kapolri Bahas Keberlangsungan Kompetisi Liga 1

Setelah sepakbola diberi izin, ia pun berharap izin lainnya bisa diberikan kepada cabang olahraga lainnya seperti basket dan voli.

Budi juga menjelaskan, alasan mengapa Polri belum memberikan izin lantaran kebijakan dari Kapolri sebelumnya belum dicabut.

Ia pun mengapresiasi cara Menpora Zainudin Amali yang langsung mengagendakan bertemu dengan Kapolri Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Pertemuan Menpora dengan Kapolri bahas kompetisi sepak bola

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali telah melakukan komunikasi singkat dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait kegiatan sepak bola.

Hal itu dilakukan Menpora RI usai keduanya mengikuti Sidang Kabinet Paripurna (SKP) terkait penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan, Rabu (3/2/2021).

Menurut Menpora RI, dirinya sudah mengkomunikasikan secara singkat terkait kegiatan sepakbola di tanah air termasuk kompetisi, selanjutnya dalam waktu satu-dua hari ini akan dilakukan lagi komunikasi secara detail.

“Di Istana saya sudah ketemu dengan Kapolri. Satu-dua hari saya segera koordinasi secara detail," kata Menpora RI. 

Menurut Menpora RI, Kapolri menyambut baik tentunya sepanjang itu tidak menimbulkan klaster baru dalam penyebaran Covid-19.

"Itu catatan yang paling penting. Saya terus berusaha, dan menyampaikan perencanaan dari teman-teman cabor,” kata Menpora RI dalam webinar SIWO PWI Pusat dari Kantor Kemenpora. 

Menpora juga mengatakan Pandemi Covid-19 memang sangat berdampak pada dunia olahraga. Kompetisi terpaksa harus ditunda, bahkan ditiadakan.

Tak hanya atlet maupun pelatih, dampak ekonomi juga dirasakan oleh para pedagang hingga juru parkir ketika kompetisi tidak bergulir.

Sebagai contoh, ketika ada pertandingan sepak bola yang berlangsung di stadion. 

“Memang pandemi Covid-19 ini sangat berpengaruh pada kegiatan olahraga kita, baik yang dilangsungkan kompetisi maupun yang menyelenggarakan pelatnas ataupun olahraga masyarakat. Kita masih ingat, diawal tentunya Car Free Day bahkan sampai dihentikan,” ujarnya. 

Menpora RI juga menyampaikan saat membuka kompetisi Liga 2 di Balikpapan, Kalimantan Timur 2020 lalu.

Laga perdana saat itu mempertemukan tim tuan rumah Persiba Balikpapan menjamu Kalteng Putra.

“Saya ingat betul ada kejadian Liga 2. Jam 19.00 saya membuka mulainya Liga 2 di Balikpapan. Tapi kemudian saya harus rapat mendadak dengan Ketua Umum PSSI. Sekitar pukul 22.00 diputuskan stop liga,” terang Menpora RI. 

 Bersiap Gelar Liga 1 dan Liga 2, PT LIB Kembali Sosialisasikan Protokol Kesehatan pada Klub Peserta

 PSSI Ditargetkan Raih Medali Emas Cabor Sepak Bola Sea Games 2021 Di Hanoi Vietnam

Selama pandemi Covid-19 ini, pemerintah tak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, juga berkoordinasi dengan DPR RI dan stakeholder lainnya. Berkaitan kompetisi olahraga, Menpora RI terus membantu federasi untuk menjalin komunikasi dengan pihak Polri. 

“Kita berkoordinasi dengan pihak Polri, karena izin keramaian ada dipihak kepolisian. Kita memaklumi karena Polri punya tugas yang berat dalam menangani pandemi. Selain itu juga kita koordinasi dengan tim Satgas. Pemerintah tak diam, kita terus imbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan," katanya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf mengapresiasi Menpora RI Zainudin Amali yang terus berupaya menghidupkan kembali perhelatan olahraga.

Menurutnya, olahraga menjadi sangat penting ditengah pandemi Covid-19.

“Saya lihat sudah ada titik terangnya, Pak Menpora sudah ingin menghidupkan perhelatan olahraga. Era pandemi ini, olahraga justru menjadi penting untuk meningkatkan imun. Vaksin juga menjadi penting ya, oleh karena itu saya kira ini momentum yang tepat,” katanya. 

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman menambahkan, seluruh stakeholder harus bersatu memikirkan untuk mencari jalan keluar demi bergulirnya kembali kompetisi olahraga.

“Kita harus cari jalan keluar untuk gulirkan kompetisi agar jalan. Tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan. Artinya kita harus mencari solusi yang baik. Prinsipnya, kita mengutamakan kesehatan dan keselamatan atlet, pelatih, maupun ofisial,” terangnya.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Menpora Zainudin Amali Ketemu Kapolri Listyo Sigit Prabowo Di Istana Bahas Kompetisi Sepak Bola, https://wartakota.tribunnews.com/2021/02/04/menpora-zainudin-amali-ketemu-kapolri-listyo-sigit-prabowo-di-istana-bahas-kompetisi-sepak-bola?page=all.

Editor: Umar Widodo

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved