Breaking News:

Kriminalitas

Update Kasus Pengurusan IMB Rumah Sakit Bogor, Penasehat Hukum Minta Terdakwa Dibebaskan

Update Kasus Pemalsuan dan Konspirasi Pengurusan IMB Rumah Sakit Bogor, Penasehat Hukum Minta Terdakwa Dibebaskan dari Semua Tuntutan

Istimewa
Sidang kasus pemalsuan sekaligus konspirasi dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah sakit Bogor dengan terdakwa Fikri Salim (FS) dan Rina Yuliana (RY) terus bergulir di Pengadilan Negeri Bogor pada Rabu (13/1/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Kasus pemalsuan sekaligus konspirasi dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah sakit Bogor dengan terdakwa Fikri Salim (FS) dan Rina Yuliana (RY) kembali bergulir di Pengadilan Negeri Bogor pada Jumat (5/2/2021).

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Arya Putra Negara secara online itu dihadiri jaksa penuntut umum (JPU) serta Penasehat Hukum Fikri Salim.

Sedangkan kedua terdakwa mengikuti sidang melalui daring dari Lapas Gunung Sindur.

Dalam sidang dengan nomor 280/Pid.B/2020/PNBGR itu, Penasehat Hukum Fikri Salim menyampaikan pledoi.

Pledoi tersebut berisi permohonan kepada majelis hakim untuk memutuskan perkara dan menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan.

Permintaan kedua, Penasehat Hukum Fikri Salim meminta agar terdakwa dibebaskan dari dakwaan dan tuntutan JPU.

Selanjutnya memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabat dalam keadaaan seperti semula.

Terakhir, Penasehat Hukum Fikri Salim meminta agar Majelis Hakim membebaskan biaya perkara pada negara.

“Jika majelis hakim berpendapat lain mohon putusan mencerminkan rasa keadilan,” imbuhnya.

Di kesempatan ini, Fikri Salim melalui video conference menambahkan permintaan maaf kepada majelis hakim dan JPU atas penyampaian jawaban jika ada yang tidak berkenan selama dalam persidangan.

Halaman
1234
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved